Thursday, 22 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Kupas Tuntas Tokoh-tokoh Diduga Dalang Kerusuhan 21-22 Mei 2019

Anas Baidowi - 11/06/2019 10:40

Beritacenter.COM - Polri akan mengupas tuntas tokoh-tokoh terkait dalang kerusuhan 21-22 Mei pada siang ini, Selasa (11/6) pukul 14.00 WIB.

Mengko Polhukam Wiranto menuturkan, pengungkapan tokoh-tokoh tersebut juga menyangkut Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Wironto ingin penjelasan secara detail dan lengkap mengenai tokoh-tokoh yang ditangkap.

"Besok jam 10.00 menjadi 14.00 WIB, besok itu bukan sekedar informasi saja. Tapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mereka juga," ujarnya di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta, Senin (10/6).

Sebelumnya, aksi menolak hasil Pilpres 2019 pada 21-22 Mei berbuntut kericuhan di beberapa titik di Ibu Kota.

Polri menduga, kerusuhan itu direncanakan dengan menunggangi massa aksi menolak hasil Pilpres 2019. Ada pihak yang menciptakan martir agar memicu kemarahan rakyat terhadap aparat keamanan. Dan mereka ingin kerusuhan meluas.

Namun, Polisi berhasil menangkap sebanyak 447 orang terduga perusuh. Sebanyak 67 orang diantaranya adalah anak di bawah umur.

Polisi menempuh jalur penyelesaian perkara di luar pengadilan atau diversi, dan ada juga yang dikembalikan ke orangtuanya.

"Itu sudah dilakukan diversi, dikembalikan kepada orangtuanya dan juga ada sebagian menjelani pelatihan di Cipayung," kata Kabagpenum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra, Senin (10/6).

Sebelumnya, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian telah membentuk tim investigasi peristiwa tersebut.

Tim itu dipimpin langsung oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Moechgiyarto.

Menurut Tito, tim investigasi akan mengungkap perbedaan aksi damai dan unjuk rasa dengan aksi kriminal yang sengaja membuat kerusuhan.

Berdasarkan keterangan Tito, tim investigasi tidak hanya mencari tahu penyebab jatuhnya korban, tetapi mencari tahu siapa yang mengorganisasi massa dan membiayai aksi tersebut.

"Ingat, anggota anggota polisi itu ada keluarganya, rumah diserang. Saya pribadi kalau rumah saya diserang dengan senjata mematikan pasti saya akan bela diri. Tapi kami sedang selidiki, jatuhnya korban yang diduga perusuh menyerang ini di mana dan meninggalnya karena apa," kata Tito di Mabes Polri, Rabu (5/6/2019).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA