Monday, 16 Sep 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Gawat! BPK Temukan Dugaan Korupsi di KPK

Lukman Salasi - 08/06/2019 15:53

BeritaCenter.COM - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap ada sesuatu yang tidak beres dengan laporan keuangan di tubuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Temuan dari BPK mengindikasikan adanya korupsi di lembaga antirasuah tersebut.

Indikasi adanya korupsi itu terungkap dalam sidang Paripurna DPR RI (28/5/2019) saat Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK) menyampaikan penilaiannya atas laporan keuangan pemerintah yg terdiri dari 86 kementerian/lembaga terkait penggunaan APBN 2018.

Berdasarkan laporan BPK, dari 86 kementerian/lembaga ada empat lembaga yang mendapat predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) untuk laporan keuangannya. Dimana salah satunya adalah KPK itu sendiri.

Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu sangat menyayangkan dengan predikat WDP yang didapat KPK.

“Apa yang jadi temuan dalam laporan BPK menjadi warning karena sangat disayangkan lembaga anti korupsi seperti KPK penyajian laporan keuangannya tidak lengkap sehingga memperoleh predikat WDP,” ujar Masinton.

“Lembaga seperti KPK seharusnya menjadi contoh pelaporan keuangan yang akuntabel, transparan dan berintegritas untuk lembaga/kementerian lainnya,” tambahnya lagi.

Masinton menjelaskan saat penyajian laporan keuangan KPK mengenyampingkan asas akuntabilitas, keterbukaan dan integritas, maka disinilah pangkal terjadinya indikasi korupsi di tubuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

“Ini masalah serius dan sangat mendasar. Mustahil memberantas korupsi kalau tubuh KPK masih digelayuti benalu korupsi,” papar Masinton.

Manurut Politisi PDIP itu, kalau KPK konsisten dan konsekwen dengan prinsip zero tolerance dan berintegritas harusnya laporan keuangan KPK tidak memperoleh opini WDP. 

“Pimpinan KPK harus menjelaskan secara gamblang dan terbuka kepada publik terkait laporan keuangannya yang berpredikat WDP. Sesuai tagline KPK, ‘berani jujur hebat’,” pungkasnya.




Berita Lainnya

Sama Revisi UU KPK Saja Takut

13/09/2019 12:40 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA