Friday, 21 Jan 2022
Temukan Kami di :
Peristiwa

Heboh Aliran Sesat, Seorang Pria Di Depok Ngaku Jadi Imam Mahdi

Anas Baidowi - 31/05/2019 16:22

Beritacenter.COM - Warganet dikejutkan dengan beredarnya sebuah undangan acara halal bi halal yang diadakan di padepokan seorang pria yang mengaku sebagai 'Sang Pembaharu' alias Imam Mahdi di Depok.

Dalam undangan tersebut, acara digelar di Padepokan Trisula Weda dan membuka pintu seluas-luasnya kepada siapa pun yang ingin bertemu dan mengenal lebih dekat dengan 'Sang Pembaharu' atau Imam Mahdi.

Namun, undangan tidak menyebut secara pasti siapa sosok dengan gelar 'Sang Pembaru' tersebut. Selain istilah itu pengundang juga menggunakan penggilan lain semisal 'Satrio Piningit Hamong Tuwuh', 'ratu Adil', 'Sang Juru Selamat', ' Budak Angon',' Avatar XII dan 'Khalqi.

Beredarnya surat undangan, membuat sejumlah warga sekitar Kota Depok resah. Mereka melaporkannya ke lurah, camat dan kepolisian. Dari situ, diketahui sosok yang disebut Imam Mahdi adalah seorang pria bernama Winardi.

Seorang tetangga bernama Margani, menuturkan kepada wartawan kalau Winardi berprofesi sebagai Satpam. Kasus ini kemudian ditindaklanjuti oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok, untuk dilakukan musyawarah dan tabayun (klarifikasi) lebih lanjut.

Hal mengejutkan lain ditemukan, sewaktu awak media menyambangi kediaman Winardi. Berjarak sekira 5-10 meter dari sana, berdiri tegak sebuah musola berukuran 4x4 meter dengan bentuk menyerupai Kakbah, lengkap dengan balutan cat hitam dan ornamen berwarna emas di seluruh badan bangunan.

Letak musola berbentuk Kakbah itu berada di ruang terbuka yang dapat terlihat oleh pengguna jalanan di sekitar. Sementara pada salah satu sisi bangunan, menghadap ke arah kebun dengan pohon pisang dan pepaya.

Kepada wartawan, Winardi mebeberkan ihwal asal mula keputusannya mendirikan padepokan bernama Trisula Weda. Dia mengatakan, sebutan Imam Mahdi bukan berasal dari dirinya sendiri, melainkan perintah langsung dari Tuhan melalui sebuah mimpi.

"Nama Imam Mahdi bukan saya sendiri yang memberikan. Tapi, langsung diberikan oleh Allah," ujarnya.

Sejak didirikan pada tahun 2011, Padepokan Trisula Weda telah memiliki pengikut sekira 70 hingga 100 orang. Di padepokan, Winardi mengaku bisa memberikan pengobatan terhadap berbagai penyakit.

Ketua MUI Kota Depok KH Dimyati Badruzzaman mengatakan, pihaknya telah menetapkan bahwa kegiatan yang dilakukan dan dijalankan oleh Winardi dan pengikutnya sebagai hal yang sesat dan menyesatkan.

Ketetapan tersebut merupakan hasil dari proses musyawarah dan tabayun (konfirmasi) pihaknya bersama sejumlah ulama. Winardi pun disebut Dimyati telah bertaubat dan mengakui kesalahannya, serta kembali mengucap dua kalimat syahadat.




Berita Lainnya

Gempa 4,3 Magnitudo Guncan Tobelo Maluku Utara

19/01/2022 20:52 - Rahman Hasibuan
Kemukakan Pendapat


BOLA