Monday, 17 Feb 2020
Temukan Kami di :
News

DPR Akan Dalami Kasus Rencana Pembunuhan 4 Tokoh Nasional di Demo 22 Mei

Fani Fadillah - 29/05/2019 19:50 Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani

Beritacenter.COM - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan, pihaknya akan segera membahas masalah dugaan rencana penargetan empat tokoh penting pada aksi 21-22 Mei lalu. Rapat itu, kata dia, rapat itu akan dilakukan setelah Lebaran Idul Fitri.

"Jadi soal ini kan baru dijelaskan kepada media oleh Pak Kapolri dan juga oleh jajaran pejabat yamg ada di bawah kordinasi Menkopolhukam," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/5).

"Nah nanti pada saatnya kalau Komisi III, tapi ini mungkin setelah lebaran, rapat kerja pengawasan dengan Kapolri baru kita dalami secara detail soal ini sehingga bisa di ikuti kah," sambungnya.

Arsul pun menjelaskan alasan mengapa rapat tersebut tidak dilakukan dalam waktu dekat. Kata dia, salah satu alasannya karena kasus penargetan tersebut masih dalam massa penyidikan.

"Karena prosesnya masih dalam proses penyidikan. Kalau semua disampaikan ketahuan gitu loh. Nantikan siapa yang disasar berdasarkan alat bukti dan sebagainya. Penyidikan itukan justru lebih banyak hal-hal yang dirahasiakan," ungkapnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian membeberkan nama empat tokoh yang jadi target para pembunuh bayaran. Pertama, Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Budi Gunawan dan terakhir adalah staf khusus presiden bidang intelijen dan keamanan, Goris Mere.

"Pak Wiranto, Pak Luhut, yang ketiga Kabin (Budi Gunawan), Keempat Pak Goris Mere," ujar Tito di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (28/5).

Selain menargetkan empat tokoh nasional, kelompok ini juga berencana membunuh pimpinan lembaga survei. Namun Tito tidak menyebutkan nama pimpinan lembaga survei yang dimaksud.

"Yang survei saya tidak mau sebut," singkatnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA