Tuesday, 20 Oct 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Hina Jokowi di Facebook, Caleg Gerindra Dicicuk Polisi

Fani Fadillah - 28/05/2019 15:30

Beritacenter.COM - Aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng menangkap mantan Caleg DPR dari Partai Gerindra Maryanto. Caleg Dapil Jateng ini ditangkap atas tuduhan menghina Presiden Joko Widodo ( Jokowi).

"Kami tangkap Selasa (14/5) kemarin. Kebetulan pelaku saat itu berada di halaman Masjid At Taqwa kompleks Polda Jateng," kata Direktur Reserse dan Kriminal Khusus Polda Jateng, Kombes Pol Moh Hendra Suhartiono, Selasa (28/5).

Baca juga:

Menurutnya, Maryanto sudah lama diintai oleh tim Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jateng terkait dugaan menghina Presiden Joko Widodo di media sosial Facebook.

"Ada pengaduan kasus ini sejak November 2018 harusnya kita tangani. Karena ada kebijakan dari pusat, kalau yang menyangkut masalah pidana dan caleg ditangani setelah pemilu ya kita tunda. Baru kemarin, setelah pemilu selesai kita tuntaskan," ujarnya.

Hendra mengklaim pihaknya telah menemukan ujaran kebencian kepada Jokowi yang diunggah Maryanto di Facebook, 25 November lalu. Dalam unggahan itu, Maryanto melakukan penghinaan dengan menuduh keluarga Jokowi terlibat organisasi terlarang.

"Dia itu cuma ambil kutipan-kutipan yang ada di Facebook. Salah satunya seperti menuduh ayah Jokowi terlibat PKI dan lain-lain," ujarnya.

Saat ini, Maryanto ditahan di Mapolda Jateng untuk menjalani pemeriksaan atas kasus tersebut. Ia terancan hukuman penjara di atas lima tahun dan denda Rp1 miliar karena melanggar Pasal 28 ayat 2 UU No.19/2016 berikut perubahannya pada UU No.11/2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sekretaris DPD Partai Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro mengaku memang benar yang ditangkap, Maryanto merupakan caleg dari partainya Gerindra. Namun, ia tidak terlalu mengenal sosok Maryanto.

"Saya tidak kenal. Sekarang lagi musim penangkapan ya?," tutup Sriyanto.




Berita Lainnya

Berkas Perkara Lengkap, John Kei Siap Disidangkan!

19/10/2020 17:14 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA