Monday, 19 Aug 2019
Temukan Kami di :
Bisnis

Perang Dagang Kian Panas Mengancam Tekanan Besar Terhadap Negara Berkembang

Indah Pratiwi - 27/05/2019 11:30

Beritacenter.COM - Memanasnya perdang dagang Amerika Serikat(AS) dengan Tiongkok membuat negara-negara berkembang ikut terdampak terhadap laju ekonomi dan mata uang global.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra menyebutkan perang dagang ini bisa membuat rupiah mengalami tekanan oleh faktor global. Perdang dagang AS-China juga memicu potensi pemangkasan suku bunga acuan AS lantaran potensi pelambatan pertumbuhan ekonomi.

"Rupiah masih berpotensi di kisaran Rp 14.350 - Rp 14.450," kata Ariston di Jakarta, Senin (27/5/2019).

Dilansir Blomberg, pergerakan rupiah berada di level Rp14.391 perdolar AS. Level itu menguat dibandingkan Kamis sebelumnya di level Rp14.480 perdolar AS.

Berdasarkan kurs Bank Indonesia, rupiah pada Jumat(24/5/2019) kemarin berada di kisaran Rp14.451 perdolar AS. Posisi itu menguat pada Kamis sebelumnya yang berada pada kisaran Rp14.513 perdolar AS.




Berita Lainnya

Tarif KRL Hanya Rp1 Pada 17 Agustus Besok

16/08/2019 12:56 - Indah Pratiwi

Bisnis Alibaba Terancam Bahaya

12/08/2019 07:30 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA