Wednesday, 26 Jun 2019
Temukan Kami di :
News

Belum Ajukan ke MK, BPN Terlihat Tidak Punya Bukti Gugat Hasil Pemilu

Indah Pratiwi - 24/05/2019 02:20

Beritacenter.COM - BPN Prabowo-Sandi gagal mendaftarkan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada hari ini, Kamis (23/5/2019) ini.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, menyebutkan pengajuan gugatan di hari terakhir menunjukkan ketidaksiapan BPN dalam menyiapkan gugatan berserta bukti-bukti ke MK. Hal itu dinilai lantaran BPN Prabowo-Sandi tidak punya bukti untuk menggugat hasil pemilu.

“Dulu waktu menggugat hasil Pilpres 2014 juga dilakukan hari terakhir. Gembar-gembornya akan membawa 10 truk kontainer bukti kecurangan, ternyata satu truk pun tidak pernah muncul,” kata Ari di Jakarta, Kamis (23/5).

Ditolaknya laporan klaim kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) oleh Bawaslu belum lama ini juga menunjukkan BPN tidak siap dengan bukti-bukti.

“Masak bukti yang diajukan print out dari berita-berita di media online. Ya jelas ditolak Bawaslu kalau begitu. Untuk membuktikan klaim kecurangan TSM perlu bukti-bukti otentik, bukannya laporan pemberitaan,” kata Ari.

Dinilai BPN akan gagal untuk melakukan sengketa hasil pemilu lantaran tidak mampu mengumpulkan bukti-bukti otentik dalam tenggat waktu 3 hari. Siapapun penggugatnya, kata Ari, harus fokus dan bekerja keras dalam waktu tiga hari tersebut.

“Kalau ini kan BPN seperti fokus dan terkuras energinya oleh demonstrasi pendukungnya yang rusuh dua hari ini. Seharusnya mereka meminta demonstran pulang, dan BPN fokus mempersiapkan gugatan,” imbuh pengajar di sejumlah kampus ternama ini.

“Karena yang bisa mengubah penetapan KPU adalah putusan MK, bukan demonstrasi. Jadi energi di jalan kemarin harusnya dipindahkan ke ruang sidang. Kalau sudah begini habis duluan kan energinya sehingga kesulitan mengumpulkan bukti-bukti,” ujarnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA