Wednesday, 26 Jun 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Pembatasan Akses Medsos Cegah Masyarakat Tidak Tersesat Dengan Hoaks

Indah Pratiwi - 23/05/2019 23:52

Beritacenter.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyebutkan pembatasan akses media sosial untuk fitur download dan mengunggah video dan gambar efektif untuk mencegah penyebaran hoaks yang bisa menyesatkan masyarakat.

"Efektif, mengapa? karena kalau kita menerima katakan lah pesan ada tulisan teks, ada gambar, ada video, mana yang paling cepat menyentuh emosi kita, video kan? Video tanpa teks dilahap saja," ujar Rudiantara di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019).

Kebijakan ini diambil pemerintah melalui Kominfo yang membatasi penggunaan sejumlah media sosial saat aksi 22 Mei berlangsung di sejumlah daerah untuk menghindari penyesatan kepada masyarakat.

"Itu soal videonya dan gambar, kalau teks kan tidak. Pemerintah tidak menutup sarana komunikasi masyarakat, tapi lakukan pembatasan. Toh masih bisa teks," kata dia.

Meski masyarkat kebanyakan menggunakan aplikasi Virtual Privat Network(VPN), ia menyebut tidak ada jaminan penggunaan VPN disusupi virus atau malware yang masuk ke dalam perangkat dan tentu membahayakan penggunanya.

"Saya sarankan jangan. VPN itu ada yang gratis dan bayar. Kalau gratis bisa terekspos data-data kita. Bisa juga disusupi malware. Enggak jaminan enggak akan disusupi malware atau tereksposnya data kita," tandasnya




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA