Sunday, 18 Aug 2019
Temukan Kami di :
Politik

Kompolnas Berikan Apresiasi kepada TNI dan Polri atas Aksi 22 Mei

Mengingat, hal-hal yang terjadi dua hari belakangan ini, tanggal 21 dan 22 Mei 2019, Saya sebagai anggota Kompolnas, merasa perlu menyikapinya sebagai-mana berikut:

Indah Pratiwi - 23/05/2019 04:25

Beritacenter.COM - Pernyataan Anggota Kompolnas 2016-2020

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Mengingat, hal-hal yang terjadi dua hari belakangan ini, tanggal 21 dan 22 Mei 2019, Saya sebagai anggota Kompolnas, merasa perlu menyikapinya sebagai-mana berikut:

1. Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada seluruh jajaran Polri yang telah berjuang mengorbankan jiwa-raga dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, pada kegiatan-kegiatan pengamanan di sekitar kantor Bawaslu RI, KPU RI, daerah Petamburan, daerah Slipi, Kawasan daerah Polsek Gambir, Kawasan Pos Polisi Jl. Wahid Hasyim, Kawasan Jl H. Agus Salim, ataupun Jl. Sabang, Jakarta, maupun juga di Pontianak, serta di seluruh wilayah Republik Indonesia;

2. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, yang telah memberikan dukungan penuh, kepada Polri, dengan sinergitas terbaiknya, bergotong-royong menghadapi pihak-pihak yang mencoba merusak keutuhan NKRI dan mencabik-cabik integrasi Bangsa Indonesia, Pasca pengumuman hasil Pemilu 2019;

3. Seperti diketahui publik melalui media-media masa yang kredibel, bahwa dugaan upaya-upaya untuk mendelegitimasi Pemilu 2019, telah berlangsung sejak pertengahan tahun 2018. Bahkan, upaya-upaya penegasan untuk mengganti ideologi Pancasila menjadi Khilafah hingga mengganti Presiden sebelum terjadinya Pemilu 2019 telah digaungkan sejak momen-momen rangkaian Pilkada 2018. Kemudian, dua hari terakhir ini ada kericuhan-kericuhan dengan lebih dari 250 Tersangka, barang bukti sejumlah uang, mobil ambulans, bom Molotov, anak panah, mercon, pengerusakan Asrama dan Kantor Polisi, fasilitas publik, kendaraan operasional yang digunakan oleh Brimob dan Pemadam Kebakaran, telah menunjukkan bahwa patut diduga kuat adanya tindakan terencana, tersrtuktur, sistematis dan masif dalam terjadinya kerusuhan dua hari ini terutama di Jakarta. Untuk itu selain diharapkan agar kita bersama untuk waspada, mawas diri, juga agar jangan terpancing untuk melakukan tindakan melawan hukum, serahkan semua dan percayakan kepada Polri dan TNI, untuk itu saya dukung tindakan tegas-terukur-represif, guna meredamnya;

4. Bagi para korban yang meninggal dunia, saya juga menghaturkan duka yang sedalam-dalamnya, semoga amal ibadah diterima di Sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan agar diberikan keikhlasan. Selain itu, agar Polri juga tetap berjuang keras, untuk mengungkap penyebab kematian ini secara professional;

5. Saya juga mengucapkan salut kepada Polri, yang telah bersama-sama TNI mengungkap dan menangani “skandal senjata dan sejumlah amunisi” yang diduga untuk memperkeruh kerusuhan Pasca pengumuman Pemilu 22 Mei 2019. Untuk hal ini agar Polri dibantu oleh TNI mengusut tuntas dan menindak tegas tanpa pandang bulu serta transparan;

6. Rasa salut juga, disampaikan kepada Polri karena berhasil menindak serta menangkap mereka-mereka yang diduga sebagai Teroris, yang patut diduga tadinya hendak mnegacaukan kondisi Pasca pengumuman hasil Pemilu 2019;

7. Polri juga agar tetap berani dan tegas, untuk menindak para pelaku makar yang telah ditangkap sebelumnya, ataupun yang telah terlibat dan dapat dijadikan sebagai Tersangka, guna meredam potensi kekerasan berlanjutan di kemudian hari, hingga menjaga wibawa dari penyelenggara pemerintahan yang sah dan konstitusional. Termasuk mereka-mereka yang diduga sebagai provokator dengan ajakan entah bernama “People Power”, “Kedaulatan Rakyat’, juga “Revolusi”. Siapapun itu, tindak tegas saja jika memang nantinya akan mendatangkan lebih banyak kemudaratan bagi bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia;

8. Ucapan prihatin juga disampaikan kepada korban dari pihak Polri dan TNI yang sedang bertugas, semoga menjadi amalan yang berlipat ganda pada bulan suci Ramadhan ini. Bulan Ramadhan, bulan suci yang penuh rahmat, dimana Setan-setan dibelenggu, pintu-pintu Neraka ditutup dan Pintu-pintu Surga Dibuka. Terdapat Malam yang Penuh Kemuliaan (QS. Al Qadr: 1-3) dan Keberkahan (QS. Ad Dukhan:3), serta Salah Satu Waktu Dikabulkannya Do’a. Maka, Ramadhan ini, saya sangat menyarankan agar kegiatan menyampaikan pendapat di muka umum, hanya dilakukan sesuai ketentuan hokum yaitu hingga pukul 18.00. Terima kasih Polri dan TNI, telah berjuang sehingga kami dapat beribadah dengan lebih tenang;

Agar Polri yang dibantu TNI, jangan pernah ada keraguan dalam menegakkan hukum, tetapi lebih jangan ragu lagi dalam menjaga serta memastikan keamanan, terjaganya Pancasila, UUD NRI 1945, sasanti Bhinneka Tunggal Ika, serta keutuhan NKRI.

Mohon agar Polri dan TNI tetap bertahan untuk mengedepankan upaya persuasif terlebih dahulu dengan menghimbau pada batasan tertentu, dan jika tidak juga menurut, maka jangan ragu untuk tindak tegas mereka yang melawan hokum dan mengacaukan negeri tercinta Indonesia.

Terima kasih.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jakarta, 23 Mei 2019, Pukul 00.50 WIB
Andrea H Poeloengan
Anggota Kompolnas
Periode 2016-2020




Berita Lainnya

CSIS Sentil Oposisi, Yang Bergabung Dengan Jokowi

16/08/2019 15:52 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA