Tuesday, 20 Aug 2019
Temukan Kami di :
News

Aksi 22 Mei Ricuh, MUI : Jangan Rusak Kesucian Ramadan Dengan Tindakan Anarkis

Dewi Sari - 22/05/2019 14:41

Beritacenter.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menahan diri dan mewaspadai adanya provokator yang dapat memicu tindak kekerasan dan perilaku anarkis yang dapat menciderai kesucian bulan ramadan.

"Bulan ramadan adalah bulan suci. Setiap muslim wajib memelihara kesucian ramadan. Tindakan anarkistis yang dilakukan mencederai kesucian ramadan, dan hukumnya haram", ujar Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh usai rapat pleno Komisi Fatwa MUI di Jakarta, Rabu 22/5/2019.

Komisi Fatwa MUI menggelar rapat Pleno dengan membahas kondisi terakhir yang diniali dapat menodai kesucian bulan suci. Atas dasar itu, MUI meminta kepada seluruh masyarakat agar menajag kondusifitas dan kedamaian dalam menyampaikan aspirasnya sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Komisi Fatwa MUI juga menghimbau kepada aparat penegak hukum untuk melakukan langkah persuasi dalam menghadapi masyarakat yang menyampaikan aspirasi, serta melakukan langkah hukum dg tidak memberikan toleransi terhadap pelaku kekerasan dan anarki.

"Perlu langkah preventif agar kekerasan tidak meluas eskalasinya. Aparat dan umat Islam perlu mencegah potensi kekerasan sekecil apapun untuk menjamin kemaslahatan bangsa", ujar Niam.

Komisi Fatwa MUI juga meminta semua pihak untuk mewaspadai adanya provokasi yang merusak kerukunan dan persaudaraan, persaudaraan sesama umat Islam (ukhuwah Islamiyah) , kerukunan sesama anak bangsa (ukhuwah wathaniyah), dan kerukunan sesama anak manusia (ukhuwah insaniyah) .

Masyarakat yang menyampaikan aspirasi, harus dilaksanakan dalam koridor hukum, dilakukan secara santun, dan mewaspadai adanya infiltrasi serta provokasi yang merusak. "Aparat perlu tegas menindak provokator," tuturnya.

 




Berita Lainnya

Polri: Situasi Papua Malam Ini Sudah Kondusif

19/08/2019 22:13 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA