Monday, 16 Sep 2019
Temukan Kami di :
News

Awas, Teroris Incar Massa di Aksi 22 Mei

Indah Pratiwi - 21/05/2019 05:10

Beritacenter.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintah tidak menakut-nakuti terkait imbauan ke masyarakat agar tidak berbondong-bondong datang ke Jakarta pada 22 Mei 2019.

Terkait adanya kabar miring yang merebak mengenai penangkapan 29 terduga teroris yang telah ditangkap Densus 88 Antiteror baru-baru ini rupanya mereka merencanakan aksi peledakan bom pada 22 Mei mendatang.

"Kemarin ada yang bilang kita nakut-nakutin. Kita nggak nakut-nakutin. Bahwa memang kelompok teroris 29 orang tertangkap itu kan mulainya dari Sibolga. Ayahnya itu yang bicara ada anaknya bikin bom, ditangkaplah oleh polisi. Dikejarlah yang di Sibolga. Meledakkan diri, tapi ini tadi terus ditelurusi Densus 88. Dan ini masih berkembang," ujar Luhut, Senin (20/5/2019).

Dia melanjutkan, Polri telah menelusuri terduga teroris yang ditangkap akan melakukan pengeboman pada 22 Mei. Mereka akan melakukan pengeboman kepada semua yang dianggap kafir termasuk aparat keamanan baik TNI dan Polri serta masyarakat.

"Dari situ kita lihat mereka, hasil interogasinya bahwa mereka akan melakukan pengeboman kepada semua yang dianggap kafir tidak hanya 01 tapi 02 dan juga mungkin aparat keamanan," kata dia.

Oleh itu, kata Luhut, Pemerintah wajib memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak berbondong-bondong ke Jakarta pada 22 Mei demi keselamatan bersama.

"Dan pemerintah harus memberi penjelasan dong kalau pemerintah tidak mewarning, ternyata berita itu disclose ke publik, terjadi celaka, pemerintah salah. Pemerintah Amerika saja pun memonitor kok makanya diberikan warning kepada rakyatnya untuk tidak mendatangi kerumunan-kerumunan massa sampai tanggal 22 (Mei)," tandasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA