Friday, 20 Sep 2019
Temukan Kami di :
Politik

Kasian Dech...! Gerindra Tidak Ada Perwakilan DPR dari Bali

Indah Pratiwi Budi - 20/05/2019 14:40

FOKUS : KPU

Beritacenter.COM - Pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menguasai 92 persen suara di Bali.

Raihan ini diketahui berdasarkan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 tingkat Provinsi Bali.

"Setelah menyelesaikan pleno tingkat provinsi, hasilnya sudah kami sampaikan langsung ke KPU RI," kata Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan, Minggu (19/5).

Menurut I Dewa Agung Gede Lidartawan, dari hasil tersebut, hanya tiga partai yang melenggang ke Senayan atau DPR RI. Tiga partai tersebut adalah PDI Perjuangan, Golkar, dan Demokrat. Pada Pemilu 2019 ini, PDI Perjuangan berhasil meraih enam kursi dari sembilan kursi DPR RI.

Sedangkan Gerindra yang pada pileg sebelumnya meloloskan satu calonnya yakni Ketua DPD Gerindra Bali IB Sukarta, sekarang ini tidak lolos.

Demikian pula Demokrat yang sebelumnya meloloskan dua caleg ke Senayan, dalam pileg kali ini berkurang hanya satu.

Para caleg yang lolos ke Senayan tersebut adalah I Made Urip (255.130 suara), IGN Kesuma Kelakan (173.818 suara), I Nyoman Parta (170.629 suara), Wayan Sudirta (119.965 suara), I Gusti Agung Rai Wirajaya (103.947 suara), dan I Ketut Kariyasa Adnyana (75.903 suara).

Selain PDI Perjuangan, dua kursi ke Senayan diraih Golkar yakni Gede Sumarjaya Linggih (114.104 suara) dan AA Bagus Adhi Mahendra Putra (66.712 suara). Adapun Demokrat diwakili Putu Supadma Rudana (38.624 suara).

Ketua Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf Amin, IGN Kesuma Kelakan (Alit), mengatakan prestasi ini tak lepas dari dukungan warga Bali. Dia juga puas atas perolehan suara Jokowi di Bali.

“Keberhasilan ini berkat dukungan masyarakat Bali dan kerja keras TKD dan kader-kader partai pengusung yang ada di struktur partai, eksekutif, dan legislatif. Terlebih lagi figur Jokowi yang merakyat dan memberi prospek bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat dan besar," ujar IGN Kesuma Kelakan.




Berita Lainnya

Sah Revisi UU KPK, Istana: Ini Sudah Final

17/09/2019 15:29 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA