Saturday, 21 Sep 2019
Temukan Kami di :
News

Kembali Tolak Laporan BPN Soal TSM, Bawaslu: Buktinya Hanya Berupa Link Berita

Dengan hanya memasukkan bukti berupa link berita dalam laporan pelanggaran administrasi pemilu yang terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif, maka nilai kualitas bukti belum memenuhi syarat

Aisyah Isyana - 20/05/2019 10:46

Beritacenter.COM - Laporan dugaan kecurangan pemilu terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) yang dilayangkan BPN Prabowo-Sandi, telah ditetapkan tidak dapat diterima Bawaslu. Penolakan itu dilakukan Bawaslu lantaran bukti yang diajukan hanya berupa link berita.

"Menetapkan, menyatakan laporan dugaan pelanggaran administratif pemilu TSM tidak dapat diterima," kata Ketua Bawaslu, Abhan, di kantor Bawaslu RI, jalan MH Thamrin No.14, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019).

Baca juga :

Dalam hal ini, Bawaslu pada pertimbangannya menilai bukti-bukti yang diajukan BPN Prabowo-Sandiaga belum memenuhi kriteria TSM. Pasalnya, bukti yang diajukan BPN Prabowo-Sandi terkait dugaan kecurangan diantaranya berupa berita dari media online.

"Dengan hanya memasukkan bukti berupa link berita dalam laporan pelanggaran administrasi pemilu yang terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif, maka nilai kualitas bukti belum memenuhi syarat," kata anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar.

Adapun putusan pendahuluan yang ditolak Bawaslu ini berdasarkan aduan dari anggota BPN Prabowo-Sandi, Dian Fatwa. Sebelumnya, Bawaslu lebih dahulu menolak aduan serupa dari Djoko Santoso dan Hanafi Rais.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA