Tuesday, 25 Jun 2019
Temukan Kami di :
Politik

Berhenti Dukung Prabowo, Toni: Wajar Ferdinand Marah, Semua Akan Jokowi Pada Waktunya

Sayang Ferdinand baru sadar jahatnya kubu sebelah. Pak Jokowi sehari tiga kali mendapat fitnah, celaan, dan hinaan dari dulu di luar ukuran nalar dan nilai kemanusian

Aisyah Isyana - 20/05/2019 08:40

Beritacenter.COM - Politikus Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahean menyatakan berhenti mendukung Prabowo-Sandiaga. TKN Jokowi-ma'ruf mengaku paham akan kemarahan Ferdinand yang berang lantaran Ani Yudhoyono menjadi sasaran setan gundul.

"Wajar bila Ferdinand marah, saya memahami kemarahannya," kata Wakil Sekretaris TKN Raja Juli Antoni kepada wartawan, Senin (20/5/2019).

"Sayang Ferdinand baru sadar jahatnya kubu sebelah. Pak Jokowi sehari tiga kali mendapat fitnah, celaan, dan hinaan dari dulu di luar ukuran nalar dan nilai kemanusian," sambungnya.

Baca juga :

Atas berhentinya dukungan terhadap Prabowo-Sandi, politikus PSI yang karib disapa Toni ini pun mengucapkan selamat lantaran Ferdinand telah sadar. Toni pun menyebut semua oposisi pun akan menjadi pendukung Jokowi pada waktunya.

"Saya ucapkan selamat pada Ferdinand yang sudah sadar. Lebih baik terlambat dari pada tidak sadar-sadar sama sekali. Insyaallah semua akan Jokowi pada waktunya," ujar Toni.

Untuk diketahui, Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat (PD), Ferdinand Hutahaean, seketika berang lantaran ibu Ani Yudhoyono menjadi sasaran bully-an netizen yang menyebutnya 'buzzer setan gundul'.

Ferdinand menyebut bullyan itu sudah tak berprikemanusiaan, terlebih mengolok-olok ibu Ani Yudhoyono yang saat ini tengah sakit. Atas hal itu, dia pun memutuskan untuk berhenti mendukung Prabowo-Sandi.

"Pagi ini, sy menemukan bullyan yg sgt tdk berperi kemanusiaan dr buzzer setan gundul yg mengolok Ibunda Ani yg sedang sakit. Sikap itu sangat BRUTAL. Atas perilaku brutal buzzer setan gundul itu, saya FERDINAND HUTAHAEAN, saat ini menyatakan BERHENTI MENDUKUNG PRABOWO SANDI," ujar Ferdinand Hutahaean di akun Twitter-nya, Minggu (19/5).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA