Tuesday, 25 Jun 2019
Temukan Kami di :
News

Hasto : Tak ada 'People Power', Kekuatan Rakyat Sudah Ditunjukan saat Pemilu

Aisyah Isyana - 19/05/2019 07:05

Beritacenter.COM - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto angkat bicara terkait gerakan people power yang belakangan digaungkan. Dia menegaskan, bentuk people power tak akan pernah terjadi, lantaran seluruh kekuatan rakyat telah ditunjukkan saat pemilu 17 April lalu.

"Kalau kita lihat apa yang disampaikan sebagai bentuk people power kan tidak pernah terjadi karena kekuatan rakyat ditunjukkan pada saat pemilu," tegas Hasto kepada wartawan saat menghadiri perayaan Waisak di Pelataran Candi Borobudur, Sabtu (18/5/2019), malam.

Baca juga :

"Mereka berbondong-bondong dalam partisipasi yang tinggi sehingga mereka yang akan memaksakan kehendaknya akan cacat dalam demokrasi kita dan akan berhadapan dengan kekuatan rakyat itu," kata dia.

Menurutnya, pihak-pihak yang menyerukan gerakan menghasut seperti people power, tak lebih hanya merupakan pihak-pihak yang kecewa dan tak siap kalah. Hal itu merupakan bagian dari dinamika pemilu yang hanya akan berjalan sesaat.

"Kami percaya bahwa yang menyampaikan berbagai bentuk gerakan menghasut termasuk people power itu pihak-pihak yang hanya kecewa sebagai bagian dari dinamika pemilu dan itu hanya sesaat, apalagi pemerintahan Pak Jokowi terus menerus melakukan langkah-langkah dialog dengan seluruh elemen masyarakat. Aparat keamanan juga selalu bersiap sedia untuk menjaga seluruh rasa keamanan dan ketentraman bagi rakyat," tegas Hasto.

Saat disinggung prihal 22 Mei, Hasto meyakini jika rakyat telah menunjukkan haknya sebagai penentu kedaulatan masa depan Indonesia. Dia meyakini seluruh kemanan dapat terkendali dengan baik dan damai.

"Kami meyakini bahwa rakyat telah menunjukkan haknya sebagai penentu kedaulatan masa depan Indonesia sehingga dengan benteng kekuatan dari rakyat itu semua akan berjalan dengan aman, berjalan dengan damai. Karena itulah pemerintahan Jokowi meyakini bahwa seluruh keamanan bisa dipastikan terkendali dengan baik, karena sejatinya kita bangsa yang berkebudayaan, yang suka toleransi, kedamaian serta menjaga kerukunan serta persaudaraan," pungkasnya.




Berita Lainnya

Sapi Berkepala Dua Hebohkan Warga Bone Sulsel

25/06/2019 02:41 - Fani Fadillah

BMKG: Hari Ini Terjadi 53 Kali Gempa Tektonik

24/06/2019 21:47 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA