Sunday, 22 Sep 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Presiden Jokowi Pilih 9 Pansel Calon Pimpinan KPK

Indah Pratiwi - 18/05/2019 08:05

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan nama-nama sembilan anggota panitia seleksi (pansel) calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk masa jabatan 2019-2023.

Masa kepemimpinan para pimpinan KPK Agus Rahardjo, Alexander Marwata, Basaria Panjaitan, Laode M Syarif, dan Saut Situmorang di KPK akan berakhir pada 21 Desember 2019

Pansel Capim KPK 2019-2023 dipimpin Yenti Ganarsih. Diketahui Yenti merupakan seorang akademisi dan dosen Fakultas Hukum Universitas Trisakti.

Sedangkan wakil dipercayakan kepada Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia yang juga mantan Plt Ketua KPK Indriyanto Senoadji.

Adapun sebagai anggota pansel, presiden menetapkan pakar hukum pidana dan Hak Asasi Manusia (HAM) Harkristuti Harkrisnowo, pakar psikologi Universitas Indonesia (UI) Hamdi Moeloek, pakar hukum pidana Universitas Gadjah Mada (UGM) Marcus Priyo, pendiri LSM Setara Institute Hendardi, dan Direktur Imparsial Al Araf.

Selain itu ada dua unsur pemerintah yakni Staf Ahli Bappenas Diani Sadia dan Direktur Jenderal HAM Kementerian Hukum dan HAM Mualimin Abdi.

Pansel Capim KPK 2019-2023 bertugas menyeleksi calon pimpinan KPK periode 2019-2023 sejak keputusan presiden ditetapkan.

Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnarsih menyebutkan baru mengetahui masuk dalam pansel kemarin. Namun, dia mengakui pada pekan lalu sempat dihubungi Istana untuk ditanya kesediaannya.

“Saya baru tahu tadi. Minggu lalu saya ditelepon dari pemerintah ditanya seandainya namanya diusulkan setuju atau tidak seperti yang lalu juga. Saya jadi ketua, dulu semua srikandi sekarang banyak gatotkaca,” katanya.

“Yang harus kita lakukan ada di UU KPK. Biasanya habis bertemu presiden nanti kita langsung bicara di antara sembilan anggota pansel. The next day kita sudah harus menyusun agendanya. Tahapannya panjang sekali jadi kita mungkin harus segera bekerja,” ungkapnya.




Berita Lainnya

Muhammadiyah Tolak RUU Pesantren, Ini Alasannya

20/09/2019 13:48 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA