Sunday, 25 Aug 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Polisi Bekuk Komplotan Curanmor Nyamar Ojek Online di Jaksel

Fani Fadillah - 18/05/2019 00:35

Beritacenter.COM - Lima orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil dibekuk anggota Polres Metro Jakarta Selatan. Para pelaku melakukan aksinya dengan menyamar sebagai ojek online.

"Ini (jaket ojek online) digunakan oleh ini (pelaku). Ini kamuflase seolah-olah dia pengemudi ojek online. Ini perlu diwaspadai juga, kalau kita lihat nanti ada orang menggunakan jaket ojek online, belum tentu dia adalah ojek online," jelas Kasat Reskrim Polres Jaksel Kompol Andi Sinjaya Ghalib kepada wartawan di kantornya, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jaksel, Jumat (17/5/2019).

Kelima pelaku adalah RM alias Kiki (31), BR alias Tiar (31), AS alias Kuncen (21), IN alias Ian (31), dan R alias Pandeglang (41). Para pelaku memiliki peran masing-masing sebagai eksekutor, joki, dan penadah hasil curian.

"Ketika beraksi, para tersangka secara bergantian menjadi joki dan beraksi di kawasan padat penduduk. Tersangka RM dan BR merupakan spesialis kelompok Lebak, sedangkan tersangka AS dan IN merupakan kelompok Jakarta," katanya.

"Tersangka R merupakan penadah di daerah Pandeglang, Banten. Kedua kelompok ini mulai beraksi sejak pertengahan 2018 dan diperkirakan sudah lebih dari 17 kali beraksi di wilayah Jakarta Selatan," tambah Andi.

Para tersangka menyasar motor yang diparkir di halaman rumah dan tidak dilengkapi kunci pengaman. Pelaku menggunakan kunci leter T untuk mencuri motor sasaran.

"Hasil kejahatan yang diperoleh selanjutnya dijual ke penadah di daerah Lebak, Banten, dengan harga bervariasi, Rp 2 juta hingga Rp 10 juta, tergantung merek, jenis dan kondisi motor," sambungnya.

Para pelaku telah melakukan perbuatannya belasan kali di wilayah Jakarta Selatan, seperti di Jalan Puri Mutiara, Cipete, Kalibata, Jagakarsa, Gandaria, Cilandak, hingga Pesanggrahan. Polres Metro Jaksel menerima enam laporan polisi terkait kejahatan yang dilakukan para pelaku.

"Modusnya adalah membongkar kunci setang motor dengan memasukkan kunci leter T. Ini sudah biasa terjadi modus seperti ini dan dipaksa hingga motor bisa dihidupkan dan dicuri," lanjut Andi.




Berita Lainnya

Ingin Gelar Pesta Sabu Juragan Ikan Diciduk Polisi

23/08/2019 16:09 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA