Wednesday, 26 Jun 2019
Temukan Kami di :
Politik

Pesan Mendagri soal Pemilu: Jangan Sampai Akui Hasil Pileg Tapi Tak Akui Hasil Pilpres!

Jangan sampai mengakui hasil pilegnya, tapi hasil pilpresnya tidak mengakui. Padahal orangnya sama, yang jadi KPPS-nya sama, pengawasnya sama, saksinya sama, petugasnya sama. Kenapa kok dibedakan itu lo. Itu aja

Aisyah Isyana - 16/05/2019 22:20

Beritacenter.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyinggung pihak-pihak yang disebut mengakui hasil pileg, namun tak mau mengakui hasil pilpres. Dia menilai, semua pihak sepakat mengikuti tahapan pemilu sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Jangan sampai mengakui hasil pilegnya, tapi hasil pilpresnya tidak mengakui. Padahal orangnya sama, yang jadi KPPS-nya sama, pengawasnya sama, saksinya sama, petugasnya sama. Kenapa kok dibedakan itu lo. Itu aja," ujar Tjahjo dikantornya, Kamis (16/5/2019).

Baca juga :

Tjahjo mengaku optimis penetapan hasil pemilu pada 22 Mei 2019 nanti akan berjalan lancar. Tjahjo mengaku pihaknya tak memberikan imbauan khusus kepada pemerintah daerah yang terkait dengan 22 Mei.

"Saya optimis ya, soal masih ada beda pendapat, marilah kita tinggal mengingatkan, ini lo, ini kerja semua lo. Pemilu itu kerjanya partai politik, kerjanya tim sukses, kerjanya capres-cawapres yang dikomandani oleh KPU, yang dia secara UU adalah lembaga yang independen, lembaga yang nasional, lembaga yang punya hak untuk melaksanakan dengan baik, diperkuat oleh MK," ucap Tjahjo.

Sementara itu, Tjahjo juga menyinggung soal pertemuan 8 kepala daerah di Komplek Istana Bogor kemarin. Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, yang juga turut hadir dalam pertemuan mengatakan masyarakat sudah sangat dewasa dan akan menyikapi hasil pemilu dengan tertib dan lancar.

"Yang pasti mari kita sama-sama saling menghormati, Indonesia milik kita semuanya. Di perjalanan masa depan itu masih ada dan panjang. Bagaimana hari ini yang kita lakukan bisa memberikan yang positif untuk bangsa dan negara dan juga meninggalkan legacy untuk anak-cucu kita," tutur Airin di lokasi yang sama.

"Jadi yang kita pikirkan tidak hanya hari ini, tapi yang kita pikirkan adalah hari ini, esok, dan yang akan datang Indonesia menjadi lebih baik," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA