Thursday, 27 Jun 2019
Temukan Kami di :
Politik

MER-C Minta Perhitungan Suara Dihentikan, KPU: Tidak Bisa!

Fani Fadillah - 16/05/2019 02:49

Beritacenter.COM - Menyusul adanya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia, lembaga Medis dan Kemanusiaan Medical Emergency Rescue Commite (MER-C) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghentikan sementara proses rekapitulasi suara Pemilu 2019.

Menanggapi hal itu Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan, tidak ada yang bisa menghentikan proses penghitungan atau rekapitulasi suara. Terlebih, tidak ada korelasi antara petugas KPPS yang meninggal dengan pengentian perhitungan suara.

"MER-C itu siapa? Ya enggak bisa, siapa yang bisa menghentikan rekapitulasi. Apa hubungannya (dengan petugas KPPS yang meninggal) orang rekapitulasi udah hampir di RI kok," kata Ilham di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019).

Ilham minta agar kasus meninggalnya ratusan petugas KPPS tidak dipolitisir. Menurutnya, mereka yang meninggal benar-benar karena kelelahan sebagaimana diungkapkan oleh Menteri Kesehatan.

"Jangan kita ini dibuat seakan-akan wah Pemilu curang, karena mereka dibunuh segala macam, ya enggak lah. Gimana coba, coba wawancarai korban deh, gitu loh wawancarai korban," tuturnya.

"Mereka memang ada yang sakit, terus bekerja dengan penuh semangat, dengan penuh dedikasi, gitu loh. Orang udah sakit terus berpikir TPS belum berdiri dia balik lagi, dia ngitung sampai malam gitu loh," imbuhnya.

Sebelumnya, Direktur MER-C Jozerizal Jurnalis menilai rekapitulasi suara tidak bisa dilanjutkan karena meninggalnya ratusan petugas KPPS. Menurutnya, KPU lebih baik menuntaskan persoalan tersebut. Pihaknya juga meminta KPU untuk melakukan evaluasi proses perekrutan petugas KPPS.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA