Wednesday, 19 Jun 2019
Temukan Kami di :
Internasional

Usai Dana Diputus oleh AS, Warga Palestina Terancam Krisis Makanan

Indah Pratiwi - 15/05/2019 11:08

Beritacenter.COM - Krisis makanan dan air yang melanda Palestina membuat warga di sebagian jalur Gaza membutuhkan makan dan minuman setelah sebagian gudang penyimpanan makanan untuk Palestina dihancurkan tentara Israel dan dana bantuan diputus oleh Amerika Serikat(AS).

Menanggapi hal itu, Badan Bantuan dan Pekerja PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan setengah populasi di Jalur Gaza terancam tidak memiliki cukup makanan yang melanda di wilayah itu.

"Pada saat umat Islam di seluruh dunia menjalankan puasa Ramadhan, lebih dari setengah populasi di Gaza bergantung pada bantuan makanan yang disediakan oleh komunitas internasional," kata UNRWA dalam pernyataan persnya seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (15/5/2019).

UNRWA berharap setidaknya adanya dana tambahan USD60 juta untuk terus menyediakan makanan bagi lebih dari 1 juta pengungsi Palestina di Gaza akan menjadi tantangan yang sulit.

"Pada tahun 2000, ada kurang dari 80.000 pengungsi Palestina yang menerima bantuan UNRWA di Gaza," kata UNRWA dalam tulisannya.

UNRWA merupakan organisasi yang dikontribusi sukarela dan dukungan keuangan dari negara-negara lain. Namun, Amerika Serikat memutuskan untuk menghentikan pendanaan lembaga PBB itu sebelum Palestina melanjutkan pembicaraan damai dengan Israel.

Sebelumnya, utusan perdamaian PBB Nickolay Mladenov, mendesak Israel dan Palestina untuk mempertahankan gencatan senjata yang ditengahi oleh Mesir, PBB dan Qatar.

 




Berita Lainnya

Warga Hong Kong Ramai-ramai Lari ke Taiwan

19/06/2019 13:08 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA