Thursday, 27 Jun 2019
Temukan Kami di :
Bisnis

Masyarakat Masih Menunggu Turunnya Harga Tiket Pesawat Hingga 50 Persen

Indah Pratiwi - 14/05/2019 12:36

Beritacenter.COM - Mahalnya harga tiket pesawat masih tercatat tinggi sehingga memberatkan masyarakat yang menggunakan jasa transportasi udara. Selain itu, dari dampak naiknya tarif pesawat membuat travel wisata sepi peminat.

"Setelah nilai jual tiket pesawat melambung, kunjungan pelancong ke Tanah Lot, khususnya wisatawan domestik, menurun hingga 20 persen, namun kunjungan wisatawan mancanegara relatif tidak berubah," kata Kepala Divisi Humas Tanah Lot, Putu Erawan di Tabanan, Selasa(14/5/2019).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo(Jokowi) telah memerintahkan Menteri Perhubungan(Menhub) Budi Karya Sumadi untuk berkordinasi dengan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution untuk menurunkan harga tiket pesawat yang meningkat dari biasanya.

"Tiket disuruh bahas bersama pak Menko hari Senin," kata Budi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (9/5).

Pemerintah mencatat kenaikan tarif pesawat mengalami kenaikan sejak Desember 2018 dan tidak kunjung turun hingga saat ini.

"Dampak dari kejadian ini dirasakan oleh masyarakat terutama saat menjelang musim Lebaran dan teridentifikasi merupakan isu yang berskala nasional," jelas Menko Darmin.

Menhub Budi meminta agar maskapai tarif rendah atau low cost carrier untuk maskapai BUMN dan Swasta agar menurunkan tarif batas bawah hingga mencapai 50 persen.

"Kami sampaikan bahwa kami ingin imbau kepada maskapai LCC sesuaikan tarif dan paling tidak memberikan ruang tarif harganya 50 persen dari batas atas (yang ditetapkan) sehingga masyarakat dapat tarif terjangkau," kata Menhub Budi saat konferensi pers di Kementerian Koordinator Kemaritiman, Senin (13/5).

"Untuk semua ini kami akan lakukan sosialisasi kepada stakeholder agar dua hari bisa selesai setelah ditandatangani dan efektif," tambahnya.




Berita Lainnya

Giant Bakal Tutup, Karyawan Kaget dan Sedih

23/06/2019 14:06 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA