Tuesday, 12 Nov 2019
Temukan Kami di :
Peristiwa

Sumba Timur Diguncang Gempa Bermagnitudo 4,8

Anas Baidowi - 14/05/2019 07:11

Beritacenter.COM - Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Sunardi menjelaskan gempa tektonik bermagnitudo 4,8 yang mengguncang Kota Bula dan sekitarnya di Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku pada Selasa (14/5), sekitar pukul 01.53 WIT.

Gempa tidak berpotensi tsunami itu terjadi dengan epsentris 2,8 LS dan 130,44 BT atau tepatnya berlokasi di laut 35 kilometer utara Bula, di kedalaman 10 kilometer.

"Memerhatikan lokasi episenter dan kedalam hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat aktivitas sesar lokal," katanya.

Dampak gempa berdasarkan informasi dari masyarakat kata dia, dirasakan di Bula II-III MMI. Di daerah tersebut, guncangan gempa bumi dirasakan oleh banyak orang.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ucapnya.

Berdasarkan hasil monitoring BMKG lanjutnya, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). "Hanya saja, masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Khususnya masyarakat di pesisir pantai karena gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami," tuturnya.

Menurut catatan BMKG, Maluku merupakan salah satu daerah rawan gempa dan tsunami karena terletak pada pertemuan tiga lempeng besar, yakni Pasifik, Indo Australia, dan Eurasia. Lempeng Indo Australia masuk ke bawah Eurasia, bertemu dengan Lempeng Pasifik sehingga mengakibatkan patahan yang tidak beraturan. Maluku masuk dalam wilayah yang rentan terhadap gempa karena banyaknya tumpukan lempeng dan patahan.

Daerah-daerah rawan gempa di Maluku, di antaranya bagian tenggara, Pulau Ambon, Seram, dan Buru, sedangkan, pusat patahan di antaranya berada di laut Ambon dan Seram Bagian Barat.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA