Monday, 16 Sep 2019
Temukan Kami di :
Politik

Ogah Minta Maaf ke PD, Poyuono: Memang Aku Salah Apa, Gak Sudi Minta Maaf!

Biar aja Gerindra minta maaf. Aku nggak sudi minta maaf ya

Aisyah Isyana - 13/05/2019 15:10

Beritacenter.COM - Waketum Gerindra Arief Poyuono mengaku ogah meminta maaf kepada Partai Demokrat (PD) atas pernyataanya yang meminta PD hengkang dari koalisi Prabowo-Sandiaga. Poyuono bersikukuh menolak meminta maaf, meski Gerindra sendiri sudah meminta maaf ke Demokrat.

"Biar aja Gerindra minta maaf. Aku nggak sudi minta maaf ya," ujar Arief Poyuono kepada wartawan, Senin (13/5/2019).

Baca juga :

Poyuono berdalih tak meminta PD hengkang dari koalisi lantaran isu setan gundul yang disuarakan Wasekjen PD Andi Arief. Atas dasar itu, Poyuono mengaku sama sekali tak bersalah lantaran telah 'mengusir' Demokrat.

"Memang aku salah apa ya? Maling duit negara nggak. Nyari makan pakai politik nggak. Disebut-sebut namanya di persidangan kasus korupsi yang ditangani KPK juga nggak," tuturnya.

Untuk itu, Poyuono kembali meminta partai pimpin Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu untuk segera hengkang dari Koalisi Indonesia Adil dan Makmur. "Makanya monggo Demokrat keluar dari Koalisi Adil Makmur segera," kata Poyuono.

Sekedar diketahui, Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria menghaturkan permintaan maaf kepada Demokrat atas pernyataan Arief Poyuono. Menurutnya, pernyataan Poyuono yang meminta Demokrat hengkang dari koalisi merupakan pendapat pribadi.

"Tentu kami atas nama partai menyampaikan mohon maaf kalau ada perkataan-perkataan dari pengurus maupun kader Partai Gerindra yang dirasa kurang pas, kurang baik dirasa oleh partai lain, termasuk Partai Demokrat," sebut Riza Patria, Minggu (12/5).

"Jadi terkait pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh Arief Poyuono tentu itu pernyataan pribadi, bukan sikap dari Prabowo, bukan sikap dari partai Gerindra dan juga bukan sikap daripada BPN. Itu adalah pernyataan-pernyataan pribadi," sambungnya.

Menanggapi hal itu, Demokrat sendiri mengaku menerima permohonan maaf Gerindra. Dalam hal ini, Demokrat yang sempat meminta Poyuono dipecat dari partai, mengaku menghormati keputusan interal Gerindra.

"Kami menghormati sikap Gerindra. Sejak lama sebetulnya kami melihat bagaimana Arief Poyuono ini bukan orang penting di Gerindra. Jadi dipecat tidak dipecat sebetulnya tidak terlalu berpengaruh buat kami," kata Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat Ferdinand Hutahaean.




Berita Lainnya

Politisi Muda Ini Tolak Keras Revisi UU KPK

09/09/2019 10:35 - Sari Intan Putri
Kemukakan Pendapat


BOLA