Wednesday, 28 Jul 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Sakit Hati Ditodong Cerai Karena Uang, Motif Pria di Aceh Tega Bunuh Istri dan Anaknya

Aisyah Isyana - 08/05/2019 15:45

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan pria di Aceh terhadap istri dan dua anak tirinya. Pelaku tega membunuh istri dan anaknya lantaran dipicu persoalan ekonomi.

"Pelaku (Aidil) tega membunuh istrinya Ira Wati (35) dan dua anak tirinya Zikra dan Yaizf murni motif ekonomi," kata Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang dalam jumpa pers di Mapolres, Rabu (8/5/2019).

Baca juga :

Indra mengatakan, pelaku merupakan suami ketiga korban. Suami korban yang pertama disebut cukup kaya. Sementara pelaku hanya berprofesi sebagai kuli bangunan. Sang istri disebut-sebut kerap mempertanyakan pendapatan suaminya, yang berujung membuat pelaku sakit hati.

"Dengan sikap tersebut, mungkin membuat si suami (pelaku) sakit hati dan di sisi lain kemungkinan pelaku juga ingin mengharapkan harta gono-gini dari si korban. Apalagi, si pelaku sempat mengancam keluarga korban agar mau teken pengesahan bahwa harta sepeninggal suami pertama korban berhak dia terima. Maka terjadilah pembunuhan tersebut," sebut Indra.

Merasa kesal lantaran sang istri kerap menuntut dan tak pernah puas, menjadi alasan Aidil tega menghabisi nyawa istrinya sendiri.

"Istri kurang uang, berapa pun dikasih kurang uang. Saya pulang kasih Rp 4 juta kurang, saya kasih lebih Rp 6 juta juga habis, nggak cukup katanya habis. Terakhir, saya pulang kasih Rp 500 ribu. Dia (korban) marah-marah. Dia minta cerai tapi saya nggak mau karena masih sayang," sebut Aidil.

"Dia (korban) tusuk saya. Saya tangkap pisaunya, saya buang, saya pelok dia. Tapi, dia sorong saya lagi, dia mau ambil pisau itu lagi yang saya buang, daripada saya yang ditusuk ya saya tusuk dia duluan. Saya kesal dan sakit hati kepada istri, maka saya lampiaskan kepada anak-anaknya juga. Saya sangat menyesali perbuatan ini," tuturnya.

Untuk diketahui, Ira Wati (35) bersama dua anak Zikra (14) dan Yazid berusia 1,5 tahun tewas di rumahnya di Desa Ule Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Aceh. Ketiganya tewas setelah ditikam Aidil.




Berita Lainnya

Polisi Tangkap Pembuat Kartu Vaksin Palsu di Bogor

27/07/2021 18:50 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA