Thursday, 13 Aug 2020
Temukan Kami di :
News

3 Pejabat Kemenpora Didakwa Terima Uang Miliaran Rupiah

Indah Pratiwi - 07/05/2019 06:51

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa tiga pejabat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang menerima suap berupa barang dan uang dengan total lebih dari Rp1,104 miliar. Dalam surat tertuang dakwaan atas nama Mulyana serta dakwaan atas nama Adhi Purnomo dan Eko Triyanta.

Jaksa Penuntut Umum(JPU) dengan komposisi yang sama yang dipimpin Budi Nugraha dan Ronald Ferdinand Worotikan dengan anggota Muhammad Riduan, Titto Jailani, Agus Prasetya, dan Budhi Sarumpaet di Pengadilan Tipikor Jakarta kemarin.

JPU Ronald Ferdinand Worotikan menyatakan, Mulyana merupakan deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) secara sendiri telah melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) secara berlanjut dalam delik penerimaan suap dengan total lebih Rp889 juta.

“Terdakwa mengetahui atau patut menduga bahwa hadiah tersebut diberikan untuk mempercepat proses persetujuan dan pencairan Bantuan Dana Hibah yang diajukan oleh KONI Pusat kepada Kemenpora RI tahun kegiatan 2018, yang bertentangan dengan kewajibannya,” tandas JPU Ronald.

Adhi Purnomo selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Asisten Olahraga Prestasi pada Kedeputian IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga yang juga Ketua Tim Verifikasi bersama Eko Triyanta selaku staf pada Kedeputian IV Olahraga Prestasi Kemenpora dan biasa menjadi penghubung antara KONI Pusat dengan Kemenpora telah menerima uang hingga mencapai Rp215 juta.

Uang itu dari Ending Fuad Hamidy untuk kepentingan yang sama seperti uang yang diterima Mulyana. Pada 2018, kata JPU Roland, KONI Pusat mengajukan permohonan dua proposal dana hibah dengan surat yang diteken Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (purn) Tono Suratman.

Dalam rangka pelaksanaan tugas pengawasan dan pendampingan (wasping) Program Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional pada Multi Event 18th Asian Games 2018 dan 3rd Asian Para Games 2018 dengan usulan Rp51.529.854.500. Untuk dana hibah pertama, setelah mendapatkan disposisi dari Menpora Imam Nahrawi hingga proses verifikasi dan telaah oleh Tim Verifikasi kemudian Kemenpora menyetujui dan mencairkan dana hibah Rp30 miliar.

Dana itu ditransfer dua tahap ke rekening KONI Pusat. Kedua, dana hibah dalam rangka wasping Seleksi Calon Atlet dan Pelatih Atlet Berprestasi Tahun Kegiatan 2018 dengan usulan awal Rp27.506.610.000 dan berubah menjadi Rp21.062.670.000. Kemenpora juga menyetujui dan mencairkan dana Rp17.971.192.000. Pencairan masih dengan cara transfer dua tahap ke rekening KONI Pusat.

“Untuk memperlancar proses persetujuan dan pencairan dana bantuan tersebut, telah ada kesepakatan mengenai pemberian komitmen fee dari KONI Pusat kepada pihak Kemenpora RI sesuai arahan dari Miftahul Ulum sebagai asisten pribadi Imam Nahrowi selaku Menpora RI kepada Ending Fuad Hamidy dan Johny E Awuy,” tandas Ronald.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA