Sunday, 25 Oct 2020
Temukan Kami di :
Politik

Isi Formuli C1 di Menteng Ketahuan Untungkan 02, Berikut Perbandingannya

Aisyah Isyana - 06/05/2019 14:14

Beritacenter.COM - Kardus berisi ribuan C1 ditemukan di sebuah mobil di Menteng, Jakarta Pusat. Diketahui, isi formulir C1 itu ternyata berbeda dengan data perolehan suara yang telah ditampilkan di sistem pertungan suara (Situng) KPU. Form C1 yang ditemukan di Menteng, disebut menguntungkan perolehan suara paslon Prabowo-Sandiaga.

Komisioner Bawaslu Jakarta Pusat Roy Sofian Fatra Sinaga menunjukkan salah satu formulir C1 dari kardus yang ditemukan di Menteng, yakni dari TPS 09 Gandon, Kaloran, Temanggung, Jawa Tengah. Form C1 itu lalu dibandingkan dengan salinan C1 yang berasal dari Situng KPU.

Baca juga :

Sebagaimana data Situng KPU, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul perolehan suara di TPS itu, yakni sebanyak 168 suara. Sementara pasangan Prabowo-Sandiaga hanya mendapat sebanyak 13 suara. Namun, form C1 yang ditemukan di Menteng menunjukkan sebaliknya, yakni Jokowi-Ma'ruf memperoleh 13 suara dan Prabowo-Sandi 168 suara.

"Kita cek di TPS-nya, ternyata versi (C1) yang kardus putih ini 168, 13, ini terbalik dengan yang di KPU. Makanya ini kita mau tahu asli apa enggak, dan makanya kita harus cari tahu dari pihak KPU dan KPPS setempat," kata Roy di kantornya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019).

Tak hanya itu, Bawaslu Jakpus juga mendapati kejanggalan terkait tanda tangan saksi di form C1 yang ditemukan di Menteng. Dia menilai, kejanggalam ini ada dibeberapa form C1 yang sudah dicek.

"Kita ini ambil sampel-sampel ada dari Boyolali, Temanggung, Brebes, Demak, dan beda-beda semuanya. Ini Jawa Tengah semua," jelasnya.

Atas adanya temuan ini, Bawaslu Jakpus akan melakukan investigasi mendalam dalam beberapa hari ke depan. Terkait keasliannya, Bawaslu masih menunggu informasi dari KPU.

"Itu paling banyak dari Banjarnegara dan Boyolali, Banjarnegara 1.033 dan Boyolali 498. Ini C1 salinan dari kardus putih, nah yang kardus cokelat itu print-print-an hasil C1, tapi sumber nggak jelas ini. Ini yang bisa buktikan KPU RI asli atau palsunya. Nanti di-cross check," ungkap Roy.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA