Thursday, 02 Jul 2020
Temukan Kami di :
Politik

Sosok "Ahok" Sebagai Penguat Suara Jokowi-Amin Di Jakarta

Indah Pratiwi Budi - 04/05/2019 08:00

Beritacenter.COM - Ternyata mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) memiliki peranan dalam mengamankan suara calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin di Jakarta.

Hal tersebut disampaikan langsung staf BTP sekaligus Caleg DPRD DKI dari PDI Perjuangan, Ima Mahdiah, baru-baru ini.

Awalnya Ima mengatakan komunikasinya dengan BTP tetap berjalan lancar meski mantan kader Gerindra itu pergi liburan ke Jepang.

"Kita masih sering komunikasi meski bapak di luar negeri," ungkap Ima.

Ima mengaku selalu menyampaikan beragam informasi yang terjadi terkait Pemilu di DKI Jakarta kepada BTP.

"Jadi kita enggak benar-benar putus kontak. Enggak mesti juga komunikasi sampai benar-benar menunggu dia pulang (dari Jepang)," tutur Ima.

Ima pun memaparkan peranan BTP dalam mengawal suara Jokowi-Maruf Amin.

BTP rupanya memberikan semangat kepada saksi-saksi penjaga suara Jokowi-Maruf Amin di Jakarta khususnya Jakarta Barat melalui video.

Sebab, menurut Ima dan BTP, pekerjaan sebagai saksi pemilu sangatlah berat dan membutuhkan motivasi. Ima mengungkapkan para saksi itu bekerja mulai dari jam 9.00 WIB sampai 02.00 dini hari.

Tak cuma mengawal suara Jokowi-Maruf Amin, saksi tersebut juga mengawasi perhitungan suara milik Ima Mahdiah.

"Saya minta video dari bapak karena saksi dari kecamatan kan kerjanya berat. Dari jam sembilan pagi sampai jam dua untuk jagain suara Jokowi-Amin dan suara aku di Jakarta Barat," jelas Ima.

Ima mengatakan sebagian besar saksi tersebut adalah pendukung militan BTP.

Ia mengungkapkan setelah mendapatkan video penyemangat dari BTP, para saksi tersebut kembali giat mengawal perhitungan suara.

"Para saksi ini kebanyakan Ahokers atau pendukung BTP. Ada di antara mereka yang kecewa Pak BTP 2014 enggak terpilih lagi, terus jadi saksi Jokowi- Maruf Amin dan saya sampai tingkat kecamatan di Jakbar," ungkap Ima.

Ima juga menceritakan saksi dirinya dan Jokowi-Maruf Amin hanya diberikan makan siang saja. Walau begitu menurut Ima mereka sangat bersemangat dalam mengawal perhitungan suara.

"Walaupun kita cuma kasih mereka para saksi makan siang mereka semangatnya semangat 45. Banyak teman-teman saya kirim makan untuk para saksi di lima kecamatan. Kita juga sering ingatkan jangan lupa makan, kita kasih tahu untuk jaga kesehatan, " papar Ima.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA