Thursday, 22 Oct 2020
Temukan Kami di :
Nasional

TKN Soal Habib Rizieq Minta Real Count Disetop: Karena Prabowo-Sandi Kalah

Lukman Salasi - 03/05/2019 14:16

BeritaCenter.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin menanggapi seruan Habib Rizieq ke BPN Prabowo-Sandi agar mendesak KPU menghentikan real count. TKN menilai, apa yang dilakukan Rizieq karena Prabowo-Sandi kalah.

"Ya pasti minta dihentikan lah, lha wong soalnya hasilnya juga menunjukkan kekalahan kubu Prabowo-Sandi. Sudah dapat ditebak bahwa para pendukung 02, termasuk Habib Rizieq, akan meminta KPU untuk menghentikan situng yang hasilnya memang memenangkan pasangan pasangan Jokowi-Kiai Ma'ruf. Mungkin ceritanya akan lain kalau situng itu akan memenangkan mereka," ujar Ace Hasan Syadzily, Jumat (3/5/2019).

Menurut Ace, hasil situng sementara sama dengan lembaga survei kredibel dan data real count yang dimiliki TKN. Artinya, tanda-tanda kemenangan Jokowi-Ma’ruf sudah jelas terlihat.

"Situng KPU juga hasilnya akan sama dengan hasil rekapitulasi C1 dalam "war room" yang kami miliki," ujarnya.

Jubir TKN itu menegaskan bahwa KPU tidak bisa ditekan. Apalagi diminta menghentikan real count. Menurutnya, dengan adanya real count masyarakat luas bisa ikut memantau jalannya penghitungan perolehan suara Pilpres 2019.

"Kami tentu tak setuju jika Situng KPU itu dihentikan. Masyarakat masih membutuhkan rekapitulasi lebih cepat hasil pemilu. Bahkan kami mendesak kepada KPU agar jangan terlalu lambat dalam meng-input data hasil perhitungan C1 ini. Bagi kami lebih cepat lebih bagus," ujar Ace.

Seperti diketahui, sebelumnya, Rizieq berpesan kepada peserta Ijtimak Ulama III agar mendesak KPU menghentikan real count.

"Jadi habib menyarankan agar BPN segera ke Bawaslu dan kita kawal ke KPU agar BPN itu menghentikan real count agar tidak membentuk opini yang jelek di masyarakat, yang akhirnya membingungkan masyarakat, itu yang jadi bahaya," ujar Ketua Penanggung Jawab Ijtimak Ulama III, Yusuf Muhammad Martak di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, Rabu (1/5).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA