Sunday, 25 Aug 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Modus Simpan Didubur, BNNP Jawa Tengah Tangkap Dua Pengedar Sabu

Dewi Sari - 29/04/2019 15:17 ilustrasi

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah mengamankan dua pengedar sabu dengan modusu menyimpan di dalam dubur. Dari keduanya petugas mengamankan 900 gram sabu.

Kabid Brantas BNNP Jateng, AKBP Suprinarto menuturkan awalnya tebongkar kasus ini bermula ketika petugas mengamankan pelaku berinsial H (50) di tempat parkirBandara Ahmad Yani Semarang pada hari Kamis (25/4) lalu setelah ada informasi akan ada pengiriman sabu via bandara.

"Kamis 25 April 2019 sekitar pukul 11.30 WIB dari penerbangan pesawat dari Batam ke Semarang, kita curigai seseorang dan kemudian kita buntuti," kata Suprinarto saat dimintai konfirmasi wartawan, Senin (29/4/2019).

H dibawa ke kantor BNNP Jateng diminta mengeluarkan sabu yang disimpan lewat dubur itu. Hasilnya 5 butir benda hitam tempat menyimpan sabu ditemukan dengan masing-masing beratnya 50 gram sabu.

"Dia mengeluarkan barang tersebut melalui anus sejumlah ada lima butir. Setiap butirnya itu berjumlah 50 gram, yang terbungkus warna hitam," tandasnya.

Pelaku mengaku mengirim barang dari Batam dan masih ada satu rekannya yang belum berangkat. BNNP Jateng kemudian mengirim petugas ke Batam dan berkoordinasi dengan BNNP setempat.

Tanpa pikir panjang, petugas langsung mengamankan pelaku berisnial DA (36) yang sedang dipijat. Ternyata DA juga menyimpan sabu di dalam perut sehingga harus dikeluarkan lewat dubur.

"Jumlahnya juga 5 yang masing-masing berisi 50 gram, jumlahnya 250 gram. Setelah kita geledah di tempat lain ditemukan ada 400 gram. Jadi keseluruhan berjumlah di Semarang 250 gram dan di Batam ada 650 gram, totalnya ada 900 gram," jelas Suprinarto.

Kedua pelaku saat ini masih berada di kantor BNNP Jateng untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Kemudian yang bersangkutan kita kenakan pasal 114, pasal 112, 132 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal hukuman mati," tegasnya.




Berita Lainnya

Ingin Gelar Pesta Sabu Juragan Ikan Diciduk Polisi

23/08/2019 16:09 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA