Monday, 16 Sep 2019
Temukan Kami di :
Politik

Ngotot Klaim Kemenangan, Waketum PAN Tantang Kubu Prabowo Buka Pusat Data Rekapitulasi

Saya dukung kalau pihak TKN siap untuk membuka war room mereka, pusat data, markas data mereka. Pihak BPN juga harus lakukan hal yang sama

Aisyah Isyana - 26/04/2019 10:41

Beritacenter.COM - Waketum PAN, Bara Hasibuan, menantang Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi untuk berani membuka ruang data atas klaim kemenangan paslon 02. Hal itu dilakukan menanggapi kubu 02 yang belakangan santer mengklaim kemenangan.

Dalam hal ini, Bara meminta BPN Prabowo-Sandi untuk meniru tindakan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf yang membuka ruang bagi KPU dalam proses perhitungan suara Pilpres 2019.

"Saya dukung kalau pihak TKN siap untuk membuka war room mereka, pusat data, markas data mereka. Pihak BPN juga harus lakukan hal yang sama," ujar Bara di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Baca juga :

Menurutnya, prihal klaim kemenangan Pilpres 2019 seharusnya juga disertai dengan data yang transpran. Pasalnya, klaim kemenangan itu juga harus diiringi dengan data yang valid. Untuk itu, dia mengimbau semua pihak menahan diri dan menunggu hasil resmi perhitungan KPU.

"Quick count itu dia (Jokowi) menang, tapi sikapnya tidak berlebihan untuk menunjukkan kemenangan. Itu sikap terpuji," ujar Bara.

Untuk diketahui, PDIP sebelumnya sempat mengundang perwakilan BPN Prabowo-Sandi untuk melihat pusat rekapitulasi suara Pilpres 2019 yang dimiliki oleh TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Badan Saksi Pemilu Nasional PDIP.

"Kami undang lima personel, dua dari BPN dan tiga dari pengamat politik, dan disaksikan oleh media dan perwakilan mahasiswa, untuk melihat pusat hitung suara kami," ujar Hasto dalam keterangan tertulis, Kamis (25/4).

Setelah pemantauan dilakukan, Hasto meminta TKN Jokowi-Ma'ruf dan PDIP dapat melihat ruang rekapitulasi yang dimiliki oleh BPN Prabowo-Sandi. "Biar rakyat tahu, mana yang klaim dengan bukti, dan pihak mana yang memprovokasi," ujarnya.

TKN diketahui memiliki ruang rekapitulasi internal di Hotel Grand Melia, Jakarta. PDIP juga diketahui juga memiliki ruang serupa yang ada di kantor DPP dan seluruh DPC. Sementara, kubu 02 belum membuka ruang rekapitulasi suaranya.




Berita Lainnya

Politisi Muda Ini Tolak Keras Revisi UU KPK

09/09/2019 10:35 - Sari Intan Putri
Kemukakan Pendapat


BOLA