Sunday, 26 May 2019
Temukan Kami di :
News

Menyoal Gugurnya 144 Petugas KPPS, Komisi II Bakal Evaluasi Pemilu Serentak

Aisyah Isyana - 25/04/2019 10:33

Beritacenter.COM - Komisi II DPR akan mengevaluasi pemilu serentak. Dimana sebanyak 883 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dilaporkan sakit. Selain itu, KPU menyebut ada 144 orang petugas yang meninggal dunia pada pelaksanaan Pemilu 2019.

"Pertama tentu pasti kita lakukan evaluasi. Semua kegiatan di Komisi II tidak hanya pemilu, pilkada dan lainnya, pasti sebelum, setelah beproses pasti kita evaluasi," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR, Ahmad Riza Patria, saat dihubungi, Kamis (25/4/2019).

Baca juga :

"Khusus untuk pemilu serentak ini, karena ini pertama banyak sekali catatan evaluasi kami, setidaknya ada catatan banyaknya yang meninggal, yang sakit juga banyak dibandingkan pemilu sebelumnya diantaranya karena beban kerja yang berat," sambungnya.

Menurutnya, ada beberapa catatan yang membuat pelaksanaan pemilu serentak harus dievaluasi. Riza menilai, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan seperti, beban kerja yang berat bagi KPPS sehingga menyebabkan banyak yang sakit dan meninggal dunia. 

Guna menanggulangi segala permasalahan yang terjadi pada pemilu saat ini, Riza menyebut ada beberapa opsi untuk penyelenggaraan pemilu 2024. Salah satunya, opsi Pilpres dan pemilihan DPD bersamaan sementara Pileg terpisah.

Menurutnya, evaluasi itu akan disampaikan pada rapat Komisi II dengan KPU paa masa sidang berikutnya, yakni bulan Mei mendatang. 

"Ya nanti ada beberapa model, pertama mau dipisahkan sendiri Pilpres sama Pileg, atau bisa saja Pilpres dengan DPD biar sama-sama pilih gambar, Pileg itu DPR RI, Provinsi/kabupaten bisa saja, keadaan bisa saja dibarengkan dengan Pilkades," ujar Riza.

"Nanti pada rapat selanjutnya kita evaluasi dulu bagaimana mengawal pemilu ini agar berkualitas demokratis siapapun yang salah melakukan kecurangan harus disikapi, ditindak, dikasih sanksi supaya tidak lagi pada pemilu selanjutnya," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA