Friday, 20 Sep 2019
Temukan Kami di :
Politik

Fadli Zon Usul Pansus Kecurangan Pemilu, TKN: Bikin di Republik Kertanegara Aja

Lukman Salasi - 25/04/2019 10:24

BeritaCenter.COM - Ketua Fraksi Hanura, Inas Nasrullah Zubir mempertanyakan usulan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang akan membentuk pansus kecurangan pemilu 2019. Inas menilai usulan tersebut tidak jelas dan sebaiknya dibuat di Republik Kertanegara saja.

"Harusnya Fadli Zon berfikir jujur bahwa baik paslon 01 maupun 02 sama-sama punya peluang untuk curang, bahkan hal ini terjadi sejak beberapa pilpres yang lalu. Nah! Kalau instrumen alat ukurnya hanya hati dan benak Fadli Zon saja, maka sebaiknya bikin pansus di Republik Kertanegara aja deh," kata Inas, Rabu (24/4/2019).

Inas menyayangkan usulan pembentukan pansus tersebut. Apalagi diusulkan karena paslon jagoan Fadli, Prabowo-Sandi, kalah jauh berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei.

"Seharusnya pembentukan pansus pemilu didasari oleh keinginan memperbaiki sistem pemilu bukan karena didasari oleh nyungsep-nya Prabowo Subianto di Pilpres 2019 ini, karena sulit untuk mengukur kecurangan yang dimaksud oleh Fadli Zon, apa instrumen untuk mengukur kecurangan di Pilpres dan Pileg?" ujarnya.

TKN Jokowi-Amin itu menilai usulan Fadli itu menunjukkan sikap kepanikan dan keputusasaan Waketum Gerindra karena Prabowo kalah. Dia juga tak yakin usulan tersebut akan diterima oleh semua fraksi di DPR. Apalagi, kata Inas, fraksi koalisi Gerindra hanya PAN, PKS, dan Demokrat.

"Pernyataan Fadli Zon yang mengatakan bahwa, kecurangan pada pemilu ini sangatlah terstruktur, sistematik, masif, dan brutal (TSMB) menunjukkan kepanikan dan keputusasaan seorang politikus yang kalah di medan tempur, sehingga tidak lagi bisa berfikir jernih, di mana konstruksi berfikir-nya runtuh akibat bos-nya, yakni Prabowo Subianto mengalami kegagalan untuk yang ketiga kalinya dalam kontestasi Pilpres," ujar Inas.

"Runtuhnya konstruksi berfikir Fadli Zon, berakibat munculnya gagasan emosional untuk mengusulkan pansus pemilu, di mana seolah-olah koalisi Gerindra sangat kuat di DPR sehingga Fadli Zon berkhayal bahwa pansus ini akan melenggang sukses di DPR yang tinggal hitungan 6 bulan saja! Padahal koalisinya hanya terdiri dari Gerindra, PAN, PKS dan Demokrat di mana Demokrat juga masih belum tentu mau mendukung gagasan emosi-nya Fadli Zon," tuturnya.

Sebelumnya, Fadli Zon mengusulkan pembentukan pansus kecurangan Pemilu 2019. Sebab, menurut Fadli, kecurangan pada pemilu ini sangatlah terstruktur, sistematik, masif, dan brutal (TSMB).

"Saya kira nanti perlu dibentuk pansus kecurangan ini. Saya akan mengusulkan meski ini akhir periode, kalau misalnya teman-teman itu menyetujui akan bagus untuk evaluasi ke depan. Karena kecurangan ini cukup masif, terstruktur dan brutal. Mulai pra pelaksanaan, pelaksanaan dan pasca pelaksanaan," kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/4/2019).




Berita Lainnya

Sah Revisi UU KPK, Istana: Ini Sudah Final

17/09/2019 15:29 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA