Monday, 27 Jan 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Akui Pemilu 2019 Melelahkan, Ketua KPU: Perlu Dievaluasi

Lukman Salasi - 25/04/2019 09:36

BeritaCenter.COM – Pemilu serentak 2019 bisa dibilang sukses dan lancar. Bahkan menjadi sejarah bagi bangsa Indonesia karena berhasil melaksanakan pemilu serentak terbesar di dunia.

Namun, dibalik kesuksesan itu banyak petugas KPPS yang gugur saat bertugas. Hingga saat ini, informasi yang didapatnya terkait petugas KPPS meninggal angkanya sudah mencapai 144. Semoga saja tidak bertambah.

Ketua KPU Arief Budiman kemudian mengakui pemilu serentak ini sangat melelahkan semua pihak, baik petugas KPPS hingga peserta pemilu. Karena itu Arief menyebut akan ada evaluasi mulai dari teknis kerja hingga penyelenggaraan pemilu 2019.

Arief menuturkan jumlah petugas KPPS yang ada di seluruh TPS Indonesia berkisar hampir 7,2 juta orang.

"Ya ini jadi perhatian kita semua, pasca-pemilu perlu kita lakukan evaluasi, bukan hanya terkait dengan sistemnya, tapi juga teknis kerjanya bagaimana, dengan teknis kerja seperti sekarang ini, orang nggak bisa selesaikan sampai dengan tengah malam, dia bahkan harus melanjutkan sampai dengan pagi sampai matahari terbit berikutnya," kata Arief di KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).

"Memang melelahkan, ini melelahkan bagi semua. Bagi penyelenggara pemilu, bagi peserta pemilu, bagi petugas keamanan, bagi masyarkat juga. Ini tentu melelahkan bagi semua, jadi saya pikir perlu dijadikan pembahasan bersama," imbuhnya.

Bahkan sebelumnya, Komisioner KPU Viryan Aziz menyarankan agar pemilu serentak cukup dilaksanakan satu kali. Sebab, beban pemilu serentak melebihi kemampuan yang dimiliki.

"Pemilu serentak dengan 5 kotak suara cukup sekali saja, jangan lagi dilaksanakan," ujar Viryan di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (23/4).




Berita Lainnya

PARAH! BKN Mulai Mau Usir Para Honorer

24/01/2020 15:35 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA