Sunday, 19 May 2019
Temukan Kami di :
News

Komnas PA Sebut Kurangnya Pengawasan Ortu Buat 19 Bocah Garut Kecanduan Seks

Fani Fadillah - 24/04/2019 22:47

Beritacenter.COM - Akibat sering nonton film dewasa di ponsel pintar, 19 bocah asal Garut kecanduan seks menyimpang. Pihak berwenang akan mengambil kebijakan terbaik bagi anak dalam menangani permasalahan tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Jawa Barat AR Enggang mengatakan awal mula 19 bocah kecanduan seks itu terjadi lantaran leluasa menonton video porno di ponsel. Orang tua mereka luput mengawasi.

Baca juga:

"Ini dampak dari tingkat pengawasan (orang tua) yang kurang. Artinya, kita butuh sesuatu di masyarakat, dorongan moral, untuk memperhatikan anak," ujar Enggang kepada wartawan di Kampus STH Garut, Jalan Suherman, Tarogong Kidul, Rabu (24/4/2019).

Agar kejadian seperti ini tak berulang, Enggang meminta pengawasan orang tua lebih ditingkatkan. Terutama kala sang anak memainkan gadget. "Ada ketergantungan dan ada efek dari video porno itu," katanya.

"Kami mengajak orang tua dimana pun untuk sama-sama kembali mengawasi kegiatan anak-anak," Enggang menambahkan.

Komnas PA menerima laporan terkait perilaku para bocah tersebut sejak sebulan lalu. Saat ini, kata Enggang, Komnas PA Jabar turun langsung dalam memantau perkembangan psikologis anak-anak itu.

"Alhamdulillah hari ini sudah ditangani perkembangannya. Kita pantau dari sekian pelaku-korban, kita awasi dalam rangka pemulihan psikologi dan kecanduannya," tutur Enggang.

Dalam penanganan permasalahan ini, sambung dia, petugas berwenang tentunya berhati-hati. Langkah yang akan diambil terlebih dahulu ialah tindakan penyembuhan sang anak.

"Karena kan instrumen hukumnya sudah disiapkan. Proses hukum anak itu tadi, mengambil prinsip-prinsip yang terbaik untuk kepentingan anak. Mungkin proses diversi bisa ditempuh kalau misalkan ada unsur lain. Itu kita juga akan investigasi," ucap Enggang.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA