Tuesday, 25 Jun 2019
Temukan Kami di :
Keuangan

Program 3 Kartu Sakti Jokowi Mulai Dibahas, Ini Rencananya...

Indah Pratiwi - 24/04/2019 13:32

Beritacenter.COM - Untuk mengalokasikan anggaran tiga kartu sakti yang menjadi program Joko Widodo (Jokowi) saat kampanye lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mulai hitung-hitungan anggaran untuk mendanai program tersebut.

“Berbagai program-program yang selama ini sudah disampaikan untuk ditampung. Seperti kartu sembako, kartu KIP kuliah, kartu pra-kerja. Kami mulai menghitung kebutuhan anggaran untuk 2020,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Istana Kepresidenan Bogor kemarin.

Nantinya, kata Sri, kartu pra-kerja dan KIP kuliah merupakan bagian dari pembangunan sumber daya manusia (SDM). Seperti diketahui tahun depan pembangunan SDM masih akan menjadi prioritas utama pemerintah.

“KIP kuliah, maupun kartu pra-kerja ini akan dikoordinasikan dengan menteri terkait,” ujarnya.

Selain itu, untuk kartu sembako murah akan di-redesign bersama program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan nontunai (BPNT).

“Untuk bisa dibuat jadi satu kartu agar bisa membantu masyarakat dalam kebutuhan sehari-hari secara affordable,” ungkapnya.

Untuk anggaran sumber daya manusia (SDM) tahun 2020 dinilai sangat besar sekali. Misalnya untuk pendidikan saja dipastikan minimal 20% dari APBN. Lalu untuk dana abadi penelitian juga akan dinaikkan dari saat ini sebesar Rp1 triliun.

“Kemudian untuk meno pang universitas agar mampu berkompetisi menjadi ranking 100 besar atau bahkan lebih baik lagi, akan dibentuk anggaran pendidikan semacam itu,"ungkapnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga meminta anggaran SDM dapat terkonsolidasi dengan baik. Selain itu, juga anggaran yang dialokasikan nantinya bisa tepat sasaran kepada yang berhak menerimanya.

“Pelaksanaan bisa sesuai dengan waktu yang telah kita tentukan sehingga benar terjadi peningkatan produktivitas tenaga kerja kita. Kita betul-betul memiliki peta jalan yang jelas dan terukur. Dan hasilnya betul-betul bisa dinikmati oleh masyarakat,” ungkapnya.

 




Berita Lainnya

BI Klaim Tidak Ada Penarikan Dana Besar-besaran

24/05/2019 21:46 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA