Tuesday, 25 Jun 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Petugas KPPS, Jokowi : Mereka Pejuang Demokrasi

Indah Pratiwi Budi - 24/04/2019 07:55

Beritacenter.COM - Presiden RI, Joko Widodo menyampaian rasa duku citanya terhadap meninggalnya beberapa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan sejumlah aparat lainnya saat Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 berlangsung beberapa watu lalu. Jokowi menyebut mereka sebagai pejuang demokrasi.

"Saya kemarin sudah sampaikan, ucapan berduka cita yang mendalam atas meninggalnya petugas-petugas KPPS. Juga beberapa yang di luar KPPS, saya kira beliau-beliau ini adalah pejuang-pejuang demokrasi yang meninggal dalam tugasnya," ungkap Jokowi saat ditemui di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4).

"Sekali lagi, atas nama negara dan masyarakat, saya ucapkan duka yang sangat mendalam," tambahnya.

Meskipun banyak petugas KSSP yang sakit bahkan hingga meninggal saat menjalankan tugasnya saat puncak pesta demokrasi berlangsung, Jokowi tetap bersyukur sebab Pemilu berjalan dengan lancar. Dia berharap situasi pasca Pemilu bisa tetap kondusif.

"Saya sampaikan kita mensyukuri pileg dan pilpres sudah berjalan dengan lancar sehingga semuanya saya sampaikan, kita kembali ke aktivitas kehidupan kita sehari hari. Adem-adem kok ini semuanya," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko. Dia menyebut pesta demokrasi yang berjalan serentak ini memang perlu banyak evaluasi.

"Semuanya sudah beri masukan, pemilu serentak ini memang perlu ada evaluasi," ujar Moeldoko saat ditemui di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Minggu (21/4).

Baca: Pemilu Dituding Curang, Jangan Selesaikan Sendiri

Seperti diketahu, Pemilu 2019 ini merupakan pertama kalinya diadakan serentak antara Pileg dan Pilpres. Meskipun tergolong sukses, namun dalam pelaksanaanya beberapa orang gugur saat mengemban amanat tersbut.

Dikabarkan, puluhan petugas KPPS meninggal dunia sebelu, saat bertugas, hingga selepas proses rekapitulasi pencoblosan. Sebagian petugas KPPS meninggal akibat kelelahan bekerja selama lebih dari 24 jam, bahkan beberapa diantaranya ada yang bekerja sebelum hari H pencoblosan.

Selain petugas KPPS, sejumlah personel kepolisian pun dikabarkan meninggal selama menggawal proses pencoblosan.




Berita Lainnya

Maksa Aksi ke MK, Polri: Akan Kami Bubarkan

25/06/2019 11:22 - Lukman Salasi

Apapun Putusan MK, KPU Minta Tak Didramatisasi

25/06/2019 10:36 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA