Thursday, 12 Dec 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Ngotot dan Klaim Dirinya Menang Pilpres, Pakar Psikologi UI: Prabowo Alami Gangguan Kejiwaan

Lukman Salasi - 20/04/2019 14:08

BeritaCenter.COM - Pakar psikologi politik Universitas Indonesia Hamdi Muluk menilai Capres nomor 02 Prabowo Subianto berpotensi alami gangguan kejiwaan. Indikasinya dilihat dari sikap ngotot dan klaim sepihak Prabowo hingga beberapa kali deklarasikan dirinya yang memenangi Pilpres 2019.

Prabowo tak bisa menerima kenyataan dan terus menentang hasil quick count lembaga-lembaga survei kredibel yang menunjukkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin lebih unggul. Sikap yang demikian disebut Hamdi Muluk sebagai gangguan kejiwaan yang dialami seseorang yang sulit menerima kenyataan.

"Delusi itu, orang yang sulit menerima realita. Kecuali realita itu cocok dengan apa yang dia khayalkan. Nah, masalahnya, Bapak ini kan ngotot. Dia bilang data yang benar adalah real count-nya dia," kata Hamdi, Jumat, 19 April 2019.

Menurut Hamdi, kecenderungan delusi muncul karena Prabowo tak mau menerima kenyataan. Ia mengklaim memenangi Pilpres berdasarkan real count BPN. Kenyataannya, lembaga survei kredibel jelas menunjukkan kemenangan Jokowi-Ma'ruf. Sedangkan validitas real count BPN terus dipertanyakan karena tak pernah ditunjukkan kepada publik.

"Kalau Anda bilang menang, tapi tidak ada basis konsesus validation-nya itu namanya konyol. Dan Anda yakini itu sebagai kebenaran dan Anda hidup di dalamnya. Itu disebut delusi. Kalau delusi itu menetap, itu ciri gangguan kejiwaan," tegasnya.
  
Hamdi menyebut gangguan delusi politik Prabowo merupakan penyakit lima tahunan. Deklarasi kemenangan serupa juga pernah dilakukan pada 2014. Prabowo mendeklarasikan kemenangan dan melakukan sujud syukur.
 
"Karena ini siklus lima tahun, belum tentu masalah kepribadian yang sudah menetap dan sebagai gangguan jiwa delusional itu. Tapi paling tidak, menurut pandangan saya ini bisa kita sebut delusi politik Prabowo," ucap dia.

Perlu diketahui, Prabowo sudah tiga kali mengklaim kemenangannya pada Pilpres 2019. Menurut Prabowo, dirinya menang pilpres dengan perolehan suara 62 persen.

"Saya ulangi, pada hari ini, saya, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa saya dan Saudara Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2019-2024 berdasarkan penghitungan lebih dari 62 persen hitungan real count," kata Prabowo di kediamannya, Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/4).
 




Berita Lainnya

PA 212 dan FPI Akan Demo ke Bareskrim Besok

12/12/2019 15:08 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA