Sunday, 08 Dec 2019
Temukan Kami di :
Politik

Lembaga Survei Exit Poll Milik Prabowo Ditantang Buka Data Survei 5 Ribu TPS

Indah Pratiwi - 17/04/2019 23:01

Beritacenter.COM - Calon presiden(Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut banyak lembaga survei yang menggiring opini publik dirinya kalah di Pilpres 2019. Direktur Eksekutif Cyrus Network, Hasan Hasbi, menepis tudingan itu.

Hasan menegaskan, pihak yang membuat poling (pollster) bekerja secara profesional dan bersedia diaudit atas rilis survei yang dibuat dihadapan publik secara terbuka. Dia tak terima bila lembaga survei disebut menggiring isu dan menipu.

"Pollster lembaga survei bisa berpihak tapi ketika melakukan hasil dia profesional dan yang gabung di Persepi bersedia diaudit. Yang buat saya khawatir adalah pertama ada tuduhan dari orang pollster sedang menipu. Kemudian dia ada pollster yang menangkan dia. Buat saya ini nggak fair. Kalau mau diadu aja. Lembaganya bener apa nggak," kata Hasan dalam konferensi pers di Kantor CSIS, Jalan Tanah Abang III, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019).

Lembaga survei yang ada di bawah Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) tidak pernah mengeluarkan hitung cepat (quick count) dengan data bohong. Hasan mengatakan pihaknya sempat diaudit soal survei yang digelar di 2.002 TPS se-Indonesia.

"Saya ingin tekankan bahwa kalau demokrasi mau jalan yang lebih benar ya harus sportif dengan mengangkat data-data yang nggak bisa dibenarkan, kemudian mengklaim. Kita bersedia diaudit TPS hasilnya berapa. Apalagi ada yang ngaku 5.000 TPS itu kalau kita paksa hari ini pasti nggak akan bisa (tunjukkan)," tuturnya.

Hasan menegaskan lembaga survei Cyrus melakukan pengumuman kemenangan Jokowi-Ma'ruf setelah data masuk sebanyak 87 persen. Pengumuman disampaikan karena dianggap tak akan ada perubahan suara yang signifikan.

"Kalau kita berani tantang dan hasil ini 87 persen nggak akan berubah banyak. Jadi angka ini mirip menyerupai hasil 90 persen. Sebenarnya kita mau umumkan nanti pas 90 persen tapi karena ada yang sok-sok klaim menang duluan maka kita ingin sampaikan ini, yaitu Jokowi-Ma'ruf Amin yang unggul dari (survei) kita," ujar Hasan.

Sebelumnya, Prabowo mengklaim menang di Pilpres 2019. Selain itu, Prabowo juga menuding ada upaya dari lembaga-lembaga survei yang merilis hasil quick count.




Berita Lainnya

Anggaraan TGUPP DKI Jakarta Diminta untuk Dihapuskan

05/12/2019 14:45 - Sari Intan Putri
Kemukakan Pendapat


BOLA