Wednesday, 19 Jun 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Tangkap 5 Pelaku, Polda Banten Musnahkan 2 Kg Sabu

Dewi Sari - 15/04/2019 11:40

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Banten berhasil memusnahkan barang haram narkoba jenis sabu - sabu seberat dua kilogram dari lima terangka Jaringan Pengedar narkoba di Kecamtan Baros, Kabupaten Serang.

Kelima pelaku adalah Dillah alias Jordan alias Fajar (32), Desa Sidamukti, Kecamatan Baros, Budi Iskandar (28), Asep (39), dan Ules (28), warga Desa Tejamari, Kecamatan Baros, Yeni Chaerani (50), warga Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon.

Pemusnahan barang haram tersebut dari pelaku bandar dan kurir narkoba yang ditangkap pada Maret 2019. Pemusnahan dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir Tohir di halaman Mapolda Banten, Senin (15/4/2019). Turut memusnahkan Danrem 064 Maulana Yusuf Kolonel Inf Windiyatno, Kejati Banten H Hadiyastuti, Dirresnarkoba Kombes Pol Yohanes Hernowo serta tokoh agama Abuya Muftadi.

Barang bukti dimusnahkan dengan cara dihancurkan atau dilarutkan menggunakan campuran air garam lalu dihancurkan memakai alat blender.

Kapolda dalan rilisnya menjelaskan pungungkapan kasus peredaran sabu ini bermula dari tertangkapnya tersangka Hasanudin dan Asep Sanusi pada 25 Pebruari lalu. Dari kedua tersangka ini diperoleh informasi adanya pasukan sabu-sabu dalam jumlah besar yang dikendalikan tersangka Dillah dan Budi.

“Dari informasi ini dan setelah mendapatkan yang cukup, tim anti narkotika yang dipimpin Wadirresnarkoba langsung melakukan penangkapan. Tersangka Dillah berhasil ditangkap di daerah Warung Gunung, Kabupaten Lebak dan Budi ditangkap di daerah Kecamatan Baros dan keduanya langsung diamankan ke Mapolda Banten,” ungkap Kapolda.

Dalam pemeriksaan, kedua tersangka mengakui sebagai barang bukti sabu berada di tangan tersangka Budi. Berbekal dari pengakuan tersebut, keduanya dikeler untuk menunjukan tempat tinggalnya di Baros. Tak susah payah, petugas Ditresnarkoba berhasil menangkap tersangka Ules dengan barang bukti dua kilogram sabu.

“Tersangka Dillah sudah melakukan transaksi sabu sejak tahun 2014 hingga 2018 dari dalam Lapas Tangerang. Setelah bebas dari penjara, tersangka kembali menjalankan bisnis haramnya dengan alasan untuk mendapatkan keuntungan,” terang Kapolda.

Hasil dari bisnis narkoba ini, lanjut Kapolda, tersangka Dillah membelanjakan keuntungannya dengan membeli sejumlah barang bergerak maupun tidak bergerak. Diantaranya, sebidang tanah seluas sekitar 2000 m2, 2 peternakan ayam, rumah kontrakan dua lantai dan enam pintu, tiga unit motor berbagai merk, tiga unit mobil berbagai merk, 30 tabung gas elpiji 5,5 kg, uang tunai Rp200 juta serta empat unit telepon genggam.

“Seluruh barang dan uang tunai hasil kejahatan sudah kami sita untuk dijadikan barang bukti,” kata Jenderal bintang dua ini.

 




Berita Lainnya

Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bekasi

18/06/2019 18:25 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA