Thursday, 25 Apr 2019
Temukan Kami di :
News

KPU Soal Surat Suara Tercoblos di Malaysia : Anggap Saja Sampah

Dewi Sari - 15/04/2019 06:35 Komisioner KPU Ilham Saputra

Beritacenter.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menanggapi mengenai surat suara yang diduga tercoblos di Selanggor, Malaysia, menurutnya sudah dianggap sampah karena belum bisa dipastikan keasliannya. Hal itu disampaikan Komisioner KPU RI Ilham Saputra lantaran KPU tidak diberikan akses oleh polisi setempat untuk memeriksa surat suara tersebut.

"Kami tidak menghitung yang (surat suara) ditemukan itu, dianggap sampah saja," kata Ilham Saputra di kantor KPU RI di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (14/3/2019).

Tidak dihitungnya surat suara yang diduga tercoblos itu, lanjut dia, tidak akan mempengaruhi ketersediaan surat suara khususnya untuk metode pemungutan lewat pos.

"Jadi jangan digeneralisasi terjadi di Malaysia, ini hanya terjadi di Kuala Lumpur, itu harus dipahami. Jadi yang pos sudah ada," katanya.

Meski demikian, kondisi itu tidak mempengaruhi proses pemungutan suara khususnya di Kuala Lumpur, Malaysia karena proses demokrasi itu tetap berjalan.

Baca Juga : 

Proses pemungutan suara di Malaysia berlangsung sesuai jadwal yakni Minggu (14/4).

Komisioner KPU Hasyim Asy'ari juga terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia, untuk memantau pelaksanaan pemungutan suara.

Seperti yang diketahui, KPU mengutus dua komisionernya yakni Ilham Saputra dan Hasyim Asy'ari untuk melakukan klarifikasi kepada PPLN setempat dan menyelidiki keaslian surat suara diduga tercoblos itu.

Namun, kedua komisioner itu tidak diberikan akses oleh kepolisian setempat dan KPU memaklumi hal tersebut karena merupakan wilayah yuridiksi Malaysia.

"Kami tidak dapat akses, sampai sekarang juga tidak dapat akses surat suara itu oleh polisi Diraja Malaysia. Kami anggap (surat suara) itu tidak dihitung," ucapnya.

KPU, kata dia, juga sedang mengupayakan kepada Kementerian Luar Negeri RI agar mendapatkan akses memeriksa surat suara diduga tercoblos itu, karena proses tersebut berada pada level antarpemerintah.




Berita Lainnya

Bentrok Ormas di Bandung, 3 Orang Terluka

25/04/2019 02:34 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA