Thursday, 25 Apr 2019
Temukan Kami di :
News

Polri Bantu Polisi Malaysia Investigasi Kasus Surat Suara Tercoblos

Aisyah Isyana - 14/04/2019 13:56

Beritacenter.COM - Investigasi kasus surat suara Pemilu 2019 tercoblos di Kuala Lumpur, masih dalam investigasi Polisi Diraja Malaysia (PDRM). Polri juga turut membantu investigasi kasus surat suara tercoblos tersebut.

Ketua Polis Negara Polis Diraja Malaysia, Mohamad Fuzi Bin Harun, menyampaikan hal itu melalui akun Facebook resminya, Minggu (14/4/2019). Fuzi mengatakan, pihaknya masih melakukan investigasi untuk menentukan tindakan yang boleh diambil.

"PDRM sedang menjalankan siasatan bagi menentukan bentuk tindakan yang boleh diambil untuk membantu pihak berkuasa Republik Indonesia," kata Moh Fuzi Harun.

Fuzi mengatakan, PRDM mendapat bantuan dari Polri dalam investigasi yang saat ini masih berjalan. Menurutnya, kasus ini sama sekali tak ada kaitannya dengan UU di Malaysia.

"Justeru, PDRM telah mendapatkan bantuan Polis Republik Indonesia (Polri), memandangkan kes ini tidak melibatkan pelanggaran undang-undang Malaysia," paparnya.

"Siasatan masih berjalan," tutup Moh Fuzi Harun.

KPU sendiri masih belum mendapatkan akses terhadap surat suara tercblos itu, hingga Sabtu (13/4) kemarin. KPU menyebut polisi Malaysia memang belum memberikan izin mengakses surat suara karena masih dalam penyelidikan.

"Kami kemarin tidak mendapat akses untuk cek surat suara yang katanya sudah dicoblos itu. Dari mana sebenernya surat suara itu? Kami tidak dapat akses. Padahal kalau kami dapat akses, kami bisa memastikan untuk mendapatkan, kami punya alat untuk bisa memastikan surat suara itu benar diproduksi oleh KPU atau bukan. Tapi kami tidak mendapatkan akses," kata Ilham Saputra kepada wartawan di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

"Jadi tidak benar informasi bahwa ini perintah Jakarta, ini perintah KPU agar orang sini tidak bisa akses, Tidak. Bukan seperti itu. Sama sekali tidak ada. Kami bekerja sama dengan kepolisian terlebih dulu. Tidak bisa kemudian kita merekam sebab mereka masih dalam tahap penyelidikan dan sebagainya," tegas Ilham.




Berita Lainnya

Bentrok Ormas di Bandung, 3 Orang Terluka

25/04/2019 02:34 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA