Monday, 17 Jun 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Survei Terbaru SMRC: Jokowi Akan Menangi Pilpres 2019 Dengan Selisih 19,8% Atas Prabowo

Lukman Salasi - 12/04/2019 12:46

BeritaCenter.COM - Capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin diprediksi akan menangi Pilpres 2019 dengan selisih 19,8% atas Capres-cawapres Prabowo-Sandi.

Hal ini berdasarkan survei terbaru yang dilakukan Saifulmujani Research and Consulting (SMRC) jelang pemungutan suara yang tinggal hitungan hari.

Survei ini menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan 2.285 responden dari seluruh provinsi di Indonesia. Survei dilakukan pada 5-8 April 2019 dengan wawancara langsung tatap muka. Margin of error dalam survei ini kurang lebih 2,1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

"Dengan pengukuran langsung dengan pertanyaan seandainya Pilpres dilakukan sekarang maka pasangan Jokowi-Ma'ruf mendapat dukungan sebesar 56,8 persen, lalu Prabowo-Sandiaga sebesar 37 persen, yang belum memilih 6,3 persen," ujar Direktur Riset SMRC, Deni Irvani saat rilis hasil survei di kantornya, Jl Cisadane, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2019).

Deni juga mengatakan bila angka responden yang belum memilih diprediksi, maka elektabilitas Jokowi-Ma'ruf berkisar antara 54,5-59 persen, sedangkan 39,5-45 persen.

"Setelah undicides diprediksi pilihannya, elektabilitas Jokowi-Amin diperkirakan antara 56-60,5 persen dan Prabowo-Sandi 39,5-44 persen," sebutnya.

Selain itu, Deni juga memaparkan hasil pengukuran dengan metode tidak langsung. Dalam pengukuran ini, menggunakan metode skala bipolar yakni pengukuran dengan skala angka 0-10, angka 0 untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf dan angka 10 untuk Prabowo-Sandi. 

Deni menjelaskan jika responden memilih semakin dekat ke angka 0 berarti memilih Jokowi-Ma'ruf Amin sedangkan bila mendekati angka 10 berarti memilih Prabowo-Sandi. Hasilnya, total skor 0-4 sebanyak 54,5 persen, sedangkan 6-10 sebanyak 35,5 persen.

"Hasil pengujian ini menujukan elektabilitas Prabowo-Sandi masih di bawah Jokowi-Ma'ruf," tutur Deni.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA