Wednesday, 01 Apr 2020
Temukan Kami di :
Politik

Surat Suara Tercoblos 01 di Malaysia, TKN: Itu Ditemukan Orang 02, Bisa Fitnah!

Fani Fadillah - 11/04/2019 19:11

Beritacenter.COM - Menanggapi perihal temuan surat suara tercoblos 01 di Malaysia, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin meminta Panwaslu di Malaysia jeli melihat masalah ini. Anggota TKN, Inas Nasrullah Zubir menduga adanya kemungkinan rekayasa dibalik kejadian ini.

"Karena ditemukan oleh 02 dalam kantong plastik, bisa saja mereka mau fitnah kita, gitu kan. Soalnya yang menemukan mereka, aneh, di tempat terpencil, mereka menemukan di tempat terpencil surat tercoblos 01 dan NasDem, kalau nggak salah ya," kata Inas, Kamis (11/4/2019).

Baca juga:

Kabar terkait temuan itu tersebar melalui sejumlah video di media sosial. Tampak dalam video tersebut ada seorang yang menemukan mengacungkan pose dua jari.

Inas sendiri mengaku sudah melihat video tersebut. Itulah dasar dia menyebut penemu surat suara ini berasal dari kubu 02. Dia meminta Panwaslu jeli melihat kasus temuan tersebut.

"Yang jadi pertanyaan, kok mereka bisa menemukan hal itu di tempat terpencil. Jadi Panwaslu harus cerdas melihat apakah ini ada permainan dari 02 atau tidak. Jadi Panwaslu atau Bawaslu harus jeli melihat ini, apakah memang ada kesengajaan mereka mencoblos untuk kemudian menyudutkan 01," kata anggota DPR itu.

"Saya sudah pantau. Karena kan kalau saya lihat di videonya tempatnya tempat terpencil, aneh juga gitu, kok mereka bisa menemui tempat terpencil," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yazza Azzahara mengatakan sudah melaporkan temuan surat suara tercoblos di Selangor ke Bawaslu pusat.

Surat suara itu dibungkus dalam kantong-kantong plastik berwarna hitam yang diletakkan di ruko di Bangi, Selangor. Dari pengecekan awal, ditemukan juga ada surat suara pileg yang sudah tercoblos.

"Jadi berdasarkan sampel yang kita ambil terdapat beberapa surat suara yang sudah dicoblos. Semuanya mayoritas mencoblos 01 dan juga ada di pileg untuk NasDem. Ini sudah kami sampaikan ke Bawaslu," kata Yazza saat dimintai konfirmasi terpisah.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA