Wednesday, 19 Jun 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Hoaks Server KPU Disetting Ternyata Bermotif Uang

Indah Pratiwi - 11/04/2019 10:43

Beritacenter.COM - Dua buzzer penyebar hoaks server Komisi Pemilihan Umum (KPU), EW dan RD ditangkap polisi. Setelah diselidiki, aksi yang dilakukan keduanya bermotif uang banyak.

“Dia (EW) juga kirim ke aplikasi Babe, ternyata di aplikasi Babe dapat respons banyak dari pembaca. Dapat dia Rp3,5 juta dari hasil kiriman berita tersebut,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu(10/4/2019).

BACA JUGA

Buzzer RD dan EW termakan hoaks video server KPU yang telah di-setting untuk memenangkan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Keduanya mengaku tindakan mereka atas dasar spontanitas sehingga langsung dibagikan di media sosialnya.

“Lebih kepada spontan saja. Ketika dia melihat video itu, tanpa konfirmasi dan verifikasi, dia anggap itu info yang benar,” kata Dedi.

Tersangka, EW dan RD juga menyebarkan video tersebut lewat media sosial. Saat memviralkan video tersebut, EW dan RD bahkan menambahkan narasi tentang menangnya paslon 01 dengan persentase 57 persen sebelum pemilu.

“Karena dia anggap (hal itu benar), dia tambah lagi narasinya, kemudian diviralkan. EW dia viralkan dengan akun Twitter-nya, kemudian RD dia viralkan melalui akun Facebook-nya,” kata Dedi.

Atas perbuatan tersebut, kedua tersangka dijerat Pasal 14 ayat 3 dan Pasal 14a ayat 2 juncto Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan terancam hukuman penjara selama 4 tahun.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA