Sunday, 21 Jul 2019
Temukan Kami di :
Politik

Buktikan Kebenaran Omongan Amien Rais, Prabowo Harus Segera Tes DNA

Diketahui jika Amien Rais yang disebut sebagai Bapak Reformasi karena gerakan reformasi yang berhasil melengserkan Soeharto. Setelah itu, Amien Rais juga dikenal pula sebagai pencetus poros tengah yang berhasil mengangkat Gus Dur dalam sidang MPR sebagai Presiden RI ke 4.

Sari Intan Putri - 10/04/2019 20:31

Beritacenter.COM - Sejatinya, Amien Rais tengah memikirkan bagaimana caranya untuk mempertahankan predikatnya sebagai "pelengser presiden Indonesia".

Diketahui jika Amien Rais yang disebut sebagai Bapak Reformasi karena gerakan reformasi yang berhasil melengserkan Soeharto. Setelah itu, Amien Rais juga dikenal pula sebagai pencetus poros tengah yang berhasil mengangkat Gus Dur dalam sidang MPR sebagai Presiden RI ke 4.

Padahal saat itu Pemenang Pemilu adalah PDI Perjuangan yang mampu mendulang lebih dari 35,689 juta suara sementara tempat kedua diduduki Partai Golkar denganlebih dari 23, 741 juta suara. Sementara PKB hanya mampu mengumpulkan sedikit diatas 13,336 juta suara.

Sebenarnya pembentukan Poros tengah di tahun 1999 itu memiliki agenda bahwa Amien Rais lah yang menjadi Presiden Indonesia, namun karena PAN saat itu jauh berada di urutan bawah, tak mungkin Amien Rais menunjuk dirinya menjadi Presiden. PAN membutuhkan dukungan lebih dan diharapkan dukungan itu datang dari PKB dengan menunjuk Gus Dur, yang memiliki keterbatasan pisik, sebagai Presiden.

Namun, apa yang terjadi? Ternyata Gus Dur menerima jabatan Presiden Indonesia dengan tanpa syarat. Padahal, Amien Rais mengharapkan, Gus Dur akan menyerahkan jabatan itu padanya.

Amien Rais pun gigit jari. Dan Poros Tengah yang dia ciptakan menjadi satu kegagalan terbesar bagi Amien Rais.

Kemudian tahun 2014, kembali Amien Rais merancang kembali Poros Tengah, bayangannya dia akan sukses seperti pada tahun 1999. Dan pembentukan Poros Tengah ini diharapan bisa menggeser Jokowi dari pencapresan. Tetapi Jamannya sudah berbeda, systemnya sudah berbeda, semua sudah berbeda. Dan Amien Rais hanya akan bernostalgia tentang keberhasilannya.

Jokowi tetap tak terkalahkan. Rakyat Indonesia menginginkan sosok baru yang menduduki kursi nomor satu di negeri ini.

Sekarang di Pilpres 2019, syahwat Amien Rais masih belum cooling down juga. Namun, umur, pisik dan posisi PAN yang selalu stagnan, sudah tak mengijinkan dia untuk menjadi Presiden. Maka Amien Rais mengerahkan seluruh sisa tenaga dan pikiran yang ada untuk memenangkan Prabowo menjadi Presiden Indonesia.

Tapi Amien Rais sadar, di Pilpres 2019 ini, tak mungkin lagi dirinya membentuk Poros Tengah.

Mungkin karena alasan itulah, maka apa yang kita lihat adalah banyaknya manuver dan pernyataan yang dibuat Amien Rais sebegitu kontrolversialnya. Mungkin ini juga pengaruh usianya yang sudah tua, dan kepikunan sudah mulai mengintai Amien Rais, hingga setiap kata yang diucapkan menjadi tak masuk akal.

Seperti pada orasi yang Amien sampaikan di Solo kemaren, Amin Rais mengatakan kalau Prabowo, orang yang dia usung sebagai Presiden Indonesia memiliki sesuatu yang membedakan dirinya dari calon presiden lainnya. Dia mengatakan bahwa di dalam darah Prabowo ada DNA dari 3 orang tokoh nasional, yaitu Presiden Soekarno, Bung Hatta dan Bung Tomo.

Sebentar…. Berarti Prabowo dan Megawati saudaraan dong? Juga dengan Gustika Yussuf Hatta saudaraan juga? Kok bisa yah…?

Tak ada penjelasan lebih lanjut dari orasi Amien Rais itu. Tapi mungkin BPN sebentar lagi akan mengklarifikasi pernyataan Amien Rais ini. Kita tunggu saja, karena ini menjadi sangat menarik.

Dan sebaiknya klarifikasi dari BPN tentang Prabowo yang memiliki DNA Bung Karno, Bung Hatta dan Bu Tomo, secepatnya dipublikasikan sebelum Gustika Yussuf Hatta marah-marah lagi.

Namun, apa yang menjadi catatan saya bahwa orasi yang diberikan Amien Rais itu hanya untuk menambah alasan pendukung Prabowo yang dungu itu untuk lebih kuat dan militan mendukung Prabowo dan mempertebal kebencian mereka pada Jokowi.

Para pendukung Prabowo tidak akan sedikitpun bertanya apa itu DNA dan bagaimana Prabowo tiba-tiba bisa memiliki DNA dari ketiga tokoh nasional? Mereka semacam manusia-manusia yang terhipnotis dan akan menelan bulat-bulat apapun yang dikatakan BPN.

Sementara di sisi lain, pendukung Jokowi mengerti betul bahwa DNA itu adalah singkatan dari Deoxyribo Nucleic Acid atau Asam Deoksiribo Nukleat. Yaitu sebuah molekul kompleks yang mengandung informasi dan instruksi yang dibutuhkan makhluk hidup untuk tumbuh dan berkembang dan diturunkan atau diwariskan pada keturunan berikutnya melalui setiap sel yang ada pada tubuh.

Akan menjadi menggelikan jika kita meminta Prabowo untuk mengetes DNA dia hanya untuk membuktikan apakah ucapan Amien Rais itu benar atau hanya karbes (karangan bebas) belaka??

Tapi yang membuat penasaran, maksudnya apa mengatakan soal wowo punya DNA dari Bung Karno, Bung Hatta dan Bung Tommo? Apakah BPN sedang mencari pembenaran atas aksi marah-marah Prabowo yang memukul-mukul podium kemarin?




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA