Sunday, 25 Aug 2019
Temukan Kami di :
Politik

Top...! "Srikandi Partai Demokrat Jawa Timur" Dukung Jokowi-Amin 2019

Indah Pratiwi Budi - 09/04/2019 21:22

Beritacenter.COM - Meski partai tegas mendukung pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Namun caleg DPRD Ponorogo nomor urut 7 dari Partai Demokrat bernama Neni Eviliana justru mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Secara terang-terangan, Neni memasang gambar Jokowi-Ma’ruf dalam alat peraga kampanye jenis baliho.

Dalam baliho itu, Neni mengenakan jaket kebesaran Partai Demokrat berwarna biru serta kerudung biru. Selain itu terdapat gambar bendera Demokrat dan tulisan “Srikandi Partai Demokrat Jawa Timur” untuk DPRD Ponorogo daerah pemilihan 3 yang meliputi Kecamatan Sooko, Pulung, Pudak, Sawoo dan Ngebel.

Namun, tak ada foto Prabowo-Sandi dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam baliho itu. Di belakang foto Neni justru terpampang foto Jokowi-Ma’ruf dilengkapi dengan simbol satu jari dan tulisan #01 Indonesia Maju.

Neni mengakui secara pribadi mendukung Jokowi-Ma’ruf, meski partainya mendukung Prabowo-Sandi. Menurutnya selama ini para relawannya di Ponorogo condong mendukung Jokowi-Ma’ruf.

“Baliho itu yang membuat dan memasang relawan tapi sudah izin saya,” kata Neni dalam pernyataannya, Jumat (5/4).

“Jadi untuk caleg mereka pilih saya, sedangkan untuk pilpresnya pilih Jokowi-Ma’ruf. Saya tidak mungkin meninggalkan relawan kami,” imbuhnya.

Sejak baliho itu dipasang, banyak sekali orang yang menghubunginya, terutama dari elite DPC Partai Demokrat Ponorogo. Dia mengaku juga sudah meminta maaf karena sudah dianggap berseberangan atau membelot dari keputusan partai. Dia pun mengaku siap menanggung apapun risiko atau sanksi yang diberi Demokrat.

Neni hanyalah satu dari sekian banyak kader dan Caleg bahkan Kepala Daerah dari Demokrat yang mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin karena memilih Presiden berasal dari hati sehingga tidak bisa dipaksakan apapun resikonya.

“Kalau pilihan presiden ini memang dari hati, dan tidak bisa dipaksakan apapun risikonya,” kata dia.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA