Wednesday, 24 Jul 2019
Temukan Kami di :
Politik

Kampanye di Solo, Jokowi Targetkan Kemenangan 90% Suara di Jateng

Fani Fadillah - 09/04/2019 18:20

Beritacenter.COM - Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) kampanye akbar di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/4/2019). Tampak antusiasme dari para pendukungnya, Jokowi pun percaya bisa menang hingga 90 persen suara di Jawa Tengah.

Jokowi tiba di Stadion Sriwedari sekira pukul 16.00 WiB, didampingi istrinya Iriana Jokowi. Uniknya, Jokowi masuk ke dalam stadion dari pintu belakang, bukan lewat pintu utama. Padahal di depan stadion, Tjahjo Kumolo sudah menunggu lama.

Baca juga:

Kedatangan Jokowi disambut meriah oleh ribuan orang yang hadir di lokasi kampanye. Teriakan nama "Jokowi" pun bergema di Stadion Sriwedari.

Meski dibatasi pagar, mereka berusaha berebutan agar bisa bersalaman dengan Jokowi dan Iriana. Pasangan itu pun melayani bersalaman dengan para pendukungnya. Kemeja putih yang dikenakan Jokowi tampak basah dengan keringat.

Tiba di atas panggung kampanye, Jokowi langsung menyapa massa dengan bahasa Jawa.

"Pripun kabaripun, Pripun kabaripun, pripun kabaripun? (Bagaimana kabarnya, bagaimana kabarnya, bagaimana kabarnya)" ujar Jokowi dalam kampanye yang turut dihadiri Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan politikus senior Pramono Anung.

"Angkat jarinya, sekali lagi angkat jarinya, angkat jempolnya. Waduh saya sampai ke panggung ini, tidak hujan tapi baju dan kaus celana basah kuyup semuanya," kata Jokowi yang disambut teriakan riang massa.

Di hadapan massa, Jokowi mengaku sangat bahagia bisa berkampanye di Kota Solo. Maklum, Jokowi berasal dari kota itu dan ia memulai karir politiknya di Solo dengan menjadi wali kota dua periode sebelum dipercaya memimpin DKI Jakarta dan jadi Presiden.

"Tetapi saya sangat berbahagia sekali, sangat senang sekali, karena bisa hadir di Kota Solo, kota yang sangat dicintai di mana saya memulai karir saya di bidang pemerintahan di sini 2005-2010 lancar Alhamdulillah. 2010,baru dua setengah tahun, diambil Bu Mega ke Jakarta. Di Jakarta juga sama, baru jadi gubernur kurang dari tiga tahun diangkat lagi ke atas dicalonkan lagi sebagai Presiden," ujarnya.

Jokowi meminta masyarakat Jawa Tengah khususnya Soloraya memenangkan dirinya sebagai putra daerah di Pilpres 2019. Pada Pilpres 2014, Jokowi menang 66 persen suara di Jawa Tengah. Pilpres kali ini dia ingin menang lebih banyak.

"Pilpres 2014, di Provinsi Jawa Tengah kita mendapatkan 66 persen. Tapi melihat antusias, militansi (massa) sore ini, saya tidak tidak mau 66 persen lagi, tidak mau. Minimal 70 persen, setuju. Minimal loh minimal. Nanti kalau dapatnya 75 persen boleh, 80 boleh, 85 boleh, 90 boleh, angkat jari," teriak Jokowi.

Di Kota Solo, pada Pilpres 2014, Jokowi menang 84 persen suara. Sedangkan Pilpres 2019, dia ingin menang di atas itu lagi.

Menurutnya, suara di Jawa Tengah nanti sangat menentukan pemenang di Pilpres 2019. Dia meminta massa pendukung dan simpatisannya bekerja keras dalam delapan hari menjelang 17 April.

"Jawa Tengah akan sangat menentukan menang dan tidaknya kita. Karena tambahan prosentase elektabilitas di Jawa Tengah akan kita pakai untuk menutup di daerah lain. Nah, nah, nah, karena itu kita harus kerja keras, tunjuk jari," pungkasnya




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA