Sunday, 21 Jul 2019
Temukan Kami di :
Bisnis

Isu Yang Terus Dimainkan Koalisi Kardus "Esemka Dan Indosat" Dua Jebakan Maut Untuk Jokowi...

Indah Pratiwi Budi - 09/04/2019 16:00

FOKUS : Prabowo

Beritacenter.COM - Berbagai jebakan batman berupa propaganda untuk mendesak pemerintahan Jokowi-JK untuk melakukan sesuatu yang menurut kubu Prabowo-Sandi adalah janji politik Jokowi hingga jelang hari H pencoblosan Pilpres 2019 akhirnya satu persatu gagal dan dapat dijawab dengan kerja nyata Jokowi.

Jebakan batman pertama adalah desakan kubu Prabowo-Sandi agar pemerintah segera memproduksi mobil Esemka, padahal nyata-nyata mobil Esemka adalah produksi penuh oleh swasta. Pemerintah tidak dapat ikut campur seperti saat ketua umum Partai Berkarya Tommy Soeharto meluncurkan mobil nasionalnya padahal 100 persen rakitan KIA Korea.

Presiden Jokowi pernah menjelaskan, mobil Esemka mulanya merupakan prototipe dari anak-anak sekolah menengah kejuruan di Solo, Jawa Tengah, yang dibantu sejumlah teknisi perusahaan besar. Saat menjabat sebagai wali kota Solo, Jokowi mendukung agar mobil itu lolos uji emisi dan tes laik jalan.

Jokowi mengatakan, dirinya tetap mendukung keberlanjutan produksi mobil Esemka. Ia berjanji akan hadir untuk meresmikan andai pihak industri benar-benar merealisasikannya.

Perkembangan terbaru Mobil Esemka saat ini adalah pengembangan ke arah mobil listrik yang menjadi masa depan industri otomotif di masa mendatang. Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang persenjataan, Pindad, mengkonfirmasi pihaknya diajak bekerja sama dengan Esemka untuk menggarap mobil dinas Joko Widodo (Jokowi). Informasi baru yang terkuak, mobil itu berteknologi listrik murni.

Direktur Utama Pindad Abraham Mose mengungkap sudah ada pembicaraan terkait mobil dinas Jokowi dengan Esemka. Desain mobil yang kemungkinan akan dipakai Jokowi sehari-hari itu disebut sudah dibuat.

Abraham menjelaskan desain belum sampai ke tahap prototipe. Proyek dikatakan sempat tertunda dan hingga kini belum ada diskusi baru soal kelanjutannya.

Hal tersebut tentu mempertegas kendaraan baru yang akan diproduksi Esemka merupakan mobil listrik.

“Sementara saya enggak tahu gol mereka (selain pikap). Tapi yang kita buat prototype kemarin untuk yang pikap. Ke depannya seperti apa tanya ke Esemka saja. Karena Pindad pada posisi membuat motor listrik,” ujar Abraham.

Pengembangan teknologi terbaru Mobil Esemka kearah mobil listrik ini tentu akan membuat kubu Prabowo-Sandi kembali gigit jari karena tidak berhasil menjebak mobil esemka berbahan bakar fosil yang saat ini mulai ditinggalkan dunia.

Bahkan gubernur DKI Jakarta yang didukung kubu Prabowo-Sandi menyadari potensi pasar mobil listrik dalam bentuk Bus listrik untuk menjadi kendaraan utama bus trans Jakarta.

“Negara-negara yang mengubah praktik baru itu (mobil tenaga listrik), dan berapa lama mereka melakukan perubahan. Di Beijing itu 10 tahun untuk mengubah dari lima kota paling kotor udaranya. Itu 10 tahun lalu, ini China tidak masuk lagi ke kota paling kotor,” ucap Anies kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (29/3/2019).

Beijing dan Jakarta menjadi anggota C40 Cities Climate Leadership Group. Organisasi ini fokus pada isu perubahan iklim dan pengembangan kota urban. China tidak hanya menerapkan sistem bus listrik. Tetapi juga menyuplai bus listrik ke negara-negara lain.

“Saya juga baru tahu bahwa 95 persen dari bus listrik di dunia itu diproduksi di Cina. Di Eropa pun pakai bus dari China dan saya pun baru tahu Scania dan Volvo yang besar itu ternyata justru tidak memproduksi dengan listrik,” ucap Anies.

Anies akan mempelajari sistem transportasi bus listrik di China untuk diterapkan di Indonesia.

“Jadi kalau kami sudah dapat informasinya dengan lengkap, kami susun roadmapnya. paling depan pemerintah supaya seluruh rakyat terlibat,” kata Anies.

Saat ini, Pemprov Jakarta akan memulai dengan uji coba bus TransJakarta listrik. Ada tiga bus yang disiapkan untuk diuji coba. Dua bus diproduksi oleh BYD dari China, satu lagi adalah MAB dari Indonesia. Paling lambat, bus itu akan diuji coba pada bulan Juni 2019.

Jebakan batman kedua adalah buyback Indosat. Desakan kubu Prabowo-Sandi agar Jokowi merealisasikan janjinya untuk buyback Indosat justru akan merugikan keuangan negara bila benar-benar dilaksanakan.

Adalah presiden direktur Indosat sendiri yang menahan pemerintah agar tidak melaksanakan buyback Indosat saat ini. CEO dan Presiden Direktur Indosat Ooredoo, Chris Kanter mengungkap fakta bahwa sangat tidak mungkin bagi pemerintah jika ingin melakukan buyback Indosat pada saat ini, meski menurutnya Presiden Jokowi sudah mengupayakannya sejak 2018 lalu.

“You mau beli barang yang harganya lagi turun dari orang yang kaya banget, bukan kaya doang, mana mau jual dia,” ujar Chris di acara jumpa media di Yogyakarta, Senin (28/1/2019).

Chris menceritakan pertemuannya dengan Presiden Jokowi pada November 2018 lalu. Ia menjelaskan kepada presiden, walaupun Qatar Telecom selaku pemilik Ooredoo memberikan diskon, harga Indosat tetap akan di atas pasar (terlalu mahal).

“Jadi saya sampaikan ke presiden, melihat keadaan sekarang, simply impossible (sangat tidak mungkin buyback Indosat),” kata Chris.

Hal lain yang perlu diketahui rakyat Indonesia adalah bahwa saat Megawati menjadi presiden Indonesia dia benar menjual PT. Indosat untuk menyelamatkan keuangan negara yang masih porak poranda akibat prilaku korup pemerintah orde baru dibawah pimpinan mertua Prabowo Jenderal Soeharto.

Namun Megawati saat itu hanya menjual perusahaan Indosat saja namun tidak menjual slot orbit satelit yang menjadi kedaulatan negara Indonesia.

Pemerintah Jokowi-JK telah mencabut izin pengelolaan slot orbit satelit 150,5 derajat BT dan menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk untuk mengambil alih penggunaan slot satelit tersebut. Indosat akhirnya hanya slot orbit 113 derajat bujur timur (BT).

Slot orbit tersebut pernah hilang pada tahun 2007 namun berhasil direbut kembali dalam sidang internasional World Radio Conference (WRC) di Jenewa, Swiss.

Diketahui pada tanggal 14 Februari 2017, Indonesia berhasil meluncurkan satelit Telkom-3S dan saat ini Telkom sedang mengkaji peluncuran satelit Telkom-4 yang direncanakan akan diluncurkan pada pertengahan tahun 2018.

Peluncuran satelit Telkom-4 ini kemudian disusul satelit Nusantara Satu sehingga presiden Jokowi kemudian mengumumkan selain infrastruktur darat dan laut, infrastruktur dilangit berupa satelit adalah tol langit Indonesia.

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Anang Latif mengartikan infrastruktur tol langit sebagai penunjang sinyal internet cepat.

Anang menuturkan, selain tol langit, jaringan antar sinyal juga akan diupayakan agar bisa diakses di lautan, sehingga diharapkan pada akhirnya Indonesia memiliki sinyal bebas hambatan.

“Tol langit itu sebagai perumpamaan, sebenarnya sinyal ke depan Indonesia akan mendapatkan sinyal dengan menghandirkan internet cepat jadi olah-olah sinyal tanpa hambatan,” ujar Anang.

Tol langit sendiri merupakan proyek Palapa Ring awal mula pada tahun 2005 namun gagal. Pada tahun 2015 dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha atau KPBU dimulai kembali proyek Palapa Ring.

Dengan berbagai kerja nyata dan inovasi pemerintah untuk menjawab tantangan jaman yang harus terus menerus beradaptasi teknologi terbaru, Jokowi telah membuktikan bahwa pengembangan Mobil Esemka dengan bahan bakar fosil serta buyback Indosat dengan kecanggihan masa lalunya kemudian terjawab.

Jokowi adalah pemimpin visioner yang menjawab tantangan masa kini dan masa mendatang Indonesia dengan langkah konkrit dan pro rakyat bukan atas desakan dan jebakan batman pihak yang haus kekuasaan.




Berita Lainnya

Ini Dia Ojek Online Yang Kuasai Indonesia

16/07/2019 12:37 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA