Thursday, 18 Jul 2019
Temukan Kami di :
Internasional

Bunuh 50 Jamaah Masjid Secara Terencana, Brenton Tarran Disebut Gangguan Jiwa?

Indah Pratiwi - 05/04/2019 13:32

Beritacenter.COM - Pelaku pembunuhan 50 jamaah masjid di Christchurch, Selandia Baru bernama Brenton Tarran akan menjalani tes kejiwaan usai arahan Hakim Pengadilan. Brenton yang berusia 28 tahun ini akan menemui pakar kejiwaan untuk menentukan apakah tersangka layak menjalani sidang atau tidak.

Dilansir Reuters, Brenton Tarran menghadapi tuntutan berlapis dimana 50 kasus pembunuhan dan 39 kasus percobaan pembunuhan. Pembunuhan 50 jamaah masjid telah terjadi sebulan lalu.

Perdana Menteri(PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern menyebut serangan itu merupakan hari tergelap bagi negaranya.

BACA JUGA

Sidang yang digelar pada Jumat(5/4/2019) ini, Hakim Mader memerintahkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

Brenton ditangkap pada 15 Maret 2019 lantaran diduga menembaki jamaah Masjid Al Noor dan Linwood yang keduanya berlokasi di Christchurch.

Dia telah membunuh pria, perempuan dan anak-anak di dalam masjid selama lima menit. Dia menyiarkan langsung serangan itu di media sosial, dari kamera yang dipasang di kepala dan mengidentifikasi dirinya dalam rekaman itu.

Tersangka dipersenjatai senapan semi-otomatis termasuk AR-15, diyakini telah memodifikasi senjatanya dengan magazin bagian dari senjata untuk menyimpan amunisi berkapasitas tinggi, sehingga senjatanya dapat menyimpan lebih banyak peluru untuk menembak para jamaah masjid yang sedang shalat.




Berita Lainnya

Kerusuhan Pecah Kembali di Hong Kong

17/07/2019 10:28 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA