Friday, 20 Sep 2019
Temukan Kami di :
Politik

KH Ma'ruf Amin : Jangan Terpecah Belah karena Perbedaan Pilihan

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut juga mengatakan jika Islam mengajarkan untuk bertoleransi kepada seluruh umat islam lainnya dan juga kepada agama yang lain. Hal tersebut semestinya dipraktekan dalam menyikapi perbedaan pilihan capres.

Sari Intan Putri - 05/04/2019 13:21

Beritacenter.COM - KH Ma'ruf Amin selaku Cawapres nomor urut 01 meminta kepada masyarakat untuk saling menghargai perbedaan pilihan capres pada 17 April 2019 nanti. KH Ma'ruf Amin juga meminta agar perbedaan pilihan tersebut tak menjadikan masyarakat saling bermusuhan.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut juga mengatakan jika Islam mengajarkan untuk bertoleransi kepada seluruh umat islam lainnya dan juga kepada agama yang lain. Hal tersebut semestinya dipraktekan dalam menyikapi perbedaan pilihan capres.

"Berbeda agama saja kita disuruh toleran. Berbeda partai juga harus toleran. Berbeda capres juga kan mestinya tidak harus berantem. Makanya saya dimana-mana (bilang) kalau enggak sama (pilihan capres), enggak apa-apa," ujar KH Ma'ruf Amin.

"Kalau enggak sama, enggak apa-apa. Kalau enggak mau pilih saya, pilih aja Pak Jokowi. Kalau enggak mau pilih Pak Jokowi, pilih aja saya," lanjut Ma'ruf lantas disambut tawa para kiai dan pengasuh pondok pesantren yang hadir.

Ia menambahkan, saat ini ada kelompok yang menganggap kelompok lain yang berbeda pilihan capres sebagai musuh. Ma'ruf mengatakan, hal tersebut tidak diajarkan dalam Islam sebab Islam menghargai perbedaan.

Menurutnya, biasanya kelompok tersebut kerap memaki kelompok lain yang berbeda pilihan capres. Hal tersebut, kata Ma'ruf juga tidak diajarkan dalam Islam. Bahkan, kata Ma'ruf, Nabi Muhammad SAW selalu mengajarkan bersikap santun kepada siapapun.

"Masa ngomong sama Pak Jokowi galaknya enggak karu-karuan. Nabi Muhammad saja santun. Santun itu rahmat. Kalau kamu keras maka mereka akan kabur," lanjut Ma'ruf.




Berita Lainnya

Sah Revisi UU KPK, Istana: Ini Sudah Final

17/09/2019 15:29 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA